Wisata Religi Mengunjungi Masjid-Masjid Tua Berserah di Jeddah

Rizka Diputra, Jurnalis · Senin 10 Mei 2021 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 408 2408467 wisata-religi-mengunjungi-masjid-masjid-tua-berserah-di-jeddah-sHjJGZzm2K.jpg Masjid Raja Saud di Jeddah, Arab Saudi (destinationksa.com)

JEDDAH, kota pelabuhan utama di Arab Saudi punya peran penting dalam perkembangan Islam. Kota ini jadi pintu gerbang bagi Muslim dari berbagai negara untuk ke Tanah Suci. Dulu, sejak masa Khalifah Ustman bin Affan, Jeddah jadi jalur masuknya jamaah haji via laut. Sekarang, Bandara King Abdul Aziz yang melayani kedatangan dan kepulangan jamaah.

Baca juga: Melihat Masjid Tertua di Bojonegoro Berusia 3 Abad Peninggalan Kerajaan Mataram

Sejurus kemudian, Jeddah punya banyak masjid bersejarah yang sudah ada sejak ratusan tahun silam. Salah satunya ialah Masjid Al-Shafiei yang terletak di kota tua Jeddah.

Masjid yang dibangun pada abad ke-17 di kawasan Mazloum, dirancang dengan teras terbuka, untuk memberikan bangunan dengan ventilasi yang sehat dan unik, karena bahan yang digunakan untuk membangunnya adalah batu tambang (batu kapur) dan lumpur laut, dengan kayu tambahan.

Di sisi lain, Masjid Usman bin Affan, yang oleh penduduk asli disebut sebagai Masjid Ebony juga, karena memiliki tiang yang terbuat dari kayu eboni, dibangun antara abad ke-9 dan ke-10 Hijriah.

Selain itu, ada juga Masjid Al-Pasha, salah satu yang paling terkenal, di Harat Al-Sham, yang memiliki menara penting, hingga tahun 1978, ketika sayangnya, dihapus, selama rekonstruksi.

Baca juga: Masjid Tertua di Medan Warisan Sultan Deli dengan Perpaduan 5 Budaya

Masjid keempat adalah Al-Miaamar, dengan usia setidaknya 340 tahun. Al-Akash dibangun pada tahun 1200 Hijriah, di atas tanah yang ditinggikan dengan lima pintu yang fantastis, terbuat dari kayu pohon kenari tua, dan warna brownies yang khas.

Masjid kuno lainnya di Kota Jeddah yang menjadi saksi sejarah perkembangan Islam ialah Masjid Al-Hanafi. Masjid ini dibangun pada 1320 H, di Harat Syam.

Sedangkan masjid yang memadukan arsitektur Islam kuno dan sentuhan arsitektur modern, adalah Masjid Raja Saud, di jantung kota. Masjid berukuran 9.700 meter persegi ini mampu menampung 5.000 jamaah.

Ilustrasi

Terakhir, ada Masjid Al-Anani yang terinspirasi dari bentuk dan wujudnya, dari bintang Islam ternama yang lebih dikenal dengan nama Baghdad Star. Interior masjid ini dihiasi dengan dempul putih dan biru.

Kaya dengan artefak warna-warni yang terbuat dari mosaik Maroko, yang disebut Al-Zulaig. Mosaik tersebut menutupi seluruh dinding masjid ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini