Sandiaga Kenang Pertemuan Terakhir dengan Sapri Pantun, Sempat Makan Soto Bareng

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 406 2408923 sandiaga-kenang-pertemuan-terakhir-dengan-sapri-pantun-sempat-makan-soto-bareng-wKg7NWkLn6.jpg Menparekraf Sandiaga Uno dan komedian Sapri Pantun (Instagram @sandiuno)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno turut kehilangan sosok Sapri Pantun yang meninggal dunia, Senin 10 Mei 2021. Sandi berbagi video kenangannya bersama sang komedian.

Dalam unggahan video di Instagram @sandiuno, Sandiaga dan Sapri Pantun sama-sama terlihat mengenakan kaus hitam bertuliskan ‘SANTUN’. Sapri semringah bertemu Sandiaga.

Baca juga: Tengku Zulkarnain dan Sapri Pantun Meninggal, Sandiaga Uno Doakan Ini

Itu momen tahun lalu, saat Sandi mengunjungi Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) yang dirintis Sapri di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Mulai dari warung soto mie, laundry hingga barbershop. Sandiaga bahkan ikut pangkas rambut di barbershop dan mencicipi soto mie di warung Sapri.

“Almarhum saya kenal sebagai sosok yang sangat menghibur dan pekerja keras. Saya tahu betul bagaimana perjuangannya, jatuh bangunnya meniti karir di industri kreatif mulai dari menjadi pelawak, aktor, host hingga menjadi seorang pengusaha kuliner,” tulis Sandiaga dalam keterangan videonya.

Sandiaga tak menyangka kunjungannya ke UMKM milik Sapri menjadi pertemuan terakhir keduanya.

"Selamat jalan, Bang Sapri. Semoga kerja kerasmu dalam meraih apa yang dicita-citakan bisa menginspirasi banyak orang di luar sana. Allahumagfirlahu Warhamhu Wa’afi’i Wafuanhu. Semoga Almarhum husnul khotimah, dilapangkan kuburnya, dihapus segala dosanya, dan diterima segala amal ibadahnya,” ucap Sandiaga.

“Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kekuatan. Aamiin.”

Baca juga: Kapolri: Zona Merah Jangan Buka Wisata!

Sebagaimana diketahui, Sapri Pantun meninggal di Rumah Sakit Sari Asih, Ciledug, Tangerang, Senin kemarin. Komedian Betawi ini mengidap diabetes dan dirawat karena gula darahnya naik. Pria berkepala plontos tersebut sempat kritis sebelum mengembuskan napas terakhir dalam usia 49 tahun.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini