Kastil Drakula Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19, Seperti Apa Penampakannya?

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 21:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 406 2409065 kastil-drakula-jadi-tempat-vaksinasi-covid-19-seperti-apa-penampakannya-grADBwsXS6.jpg Bran Castle

SEBUAH kastil di Rumania yang dijadikan sebuah Museum Drakula telah diubah menjadi sentra vaksinasi Covid-19 untuk menarik lebih banyak pengunjung. Kastil Bran, yang dianggap telah menginspirasi novel Bram Stoker, Dracula, berasal dari abad ke-14 dan terletak di pegunungan Carpathian.

Petugas medis, yang memakai bros dengan stiker taring, menawarkan suntikan vaksin Pfizer setiap akhir pekan pada Mei. Layanan vaksin tersebut dilengkapi dengan akses masuk gratis ke museum situs tentang abad pertengahan.

Bekas istana kerajaan beralih ke layanan tersebut setelah jumlah turis turun secara signifikan selama pandemi.

Baca Juga: Korea Utara Kedatangan Hoax Covid-19 dari Balon Terbang

 vaksin

Kepala Pemasaran Kastil Alexandru Priscu mengatakan, orang yang divaksinasi di tempat ini sekaligus tahu sejarah berdirinya kastil. "Idenya adalah untuk menunjukkan bagaimana orang dibunuh 00-600 tahun yang lalu di Eropa," ujarnya dilansir dari Independent.

Fernando Orozco (37) masyarakat yang divaksinasi di tempat itu. "Saya sudah berencana untuk datang ke kastil dan saya hanya mengira itu adalah layanan spesial," katanya kepada Reuters.

Rumania telah mencatat lebih dari satu juta kasus Covid-19 dan hampir 29.000 kematian akibat virus tersebut, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins (JHU).

Negara ini sejauh ini telah memvaksinasi penuh 2.254.449 orang, setara dengan 11,65 persen dari populasinya. Ini jauh lebih rendah daripada Inggris yang 25,76 persen tetapi lebih tinggi dari beberapa negara Eropa lainnya, termasuk Belanda, yang totalnya mencapai 5,44 persen dari populasinya.

Pemerintah Rumania awalnya berharap memberi lima juta orang kedua dosis pada 1 Juni dan lima juta suntikan lagi pada September. Namun, Menteri Kesehatan Iona Mihaila mengatakan pada akhir pekan lalu bahwa target pertama akan terlampaui.

Globsec, sebuah lembaga sains yang berbasis di Bratislava, merilis sebuah penelitian April lalu yang mengatakan bahwa orang Rumania lebih ragu untuk di vaksin daripada tetangga mereka di Uni Eropa.

Infeksi Covid-19 di ibu kota Bratislava telah menurun dalam beberapa pekan terakhir, yang berarti bahwa restoran dan kafe telah dibuka kembali hingga kapasitas 30 persen, setelah ruang dalam ruangan mereka ditutup pada akhir Maret karena meningkatnya jumlah kasus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini