Ratusan Kendaraan yang Hendak ke Wisata Pantai Sasak Diputar Balik

Antara, Jurnalis · Jum'at 14 Mei 2021 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 14 406 2410064 ratusan-kendaraan-yang-hendak-ke-wisata-pantai-sasak-diputar-balik-VhRyOjIuFM.jpg Kendaraan yang mengarah ke Pantai Sasak, Pasaman Barat diputar balik petugas (Antara)

RATUSAN kendaraan yang hendak menuju wisata Pantai Sasak di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat disuruh putar balik oleh petugas, karena objek wisata di wilayah itu ditutup selama libur Idul Fitri 1442 Hijriah.

Hari pertama lebaran, Kamis 13 Mei, ratusan kendaraan berupa sepeda motor dan mobil yang warganya tidak berdomisili di Sasak dan Maligi, diminta putar balik.

“Kami suruh putar balik saat hendak melintas posko pelayanan sebelum masuk Sasak," kata Camat Sasak Ranah Pasisie Pasaman Barat, Bona Fatwa, Kamis.

Baca juga:  Tempat Wisata di Pariaman Tetap Buka saat Libur Lebaran

Ia mengatakan pada hari pertama Lebaran, petugas gabungan di lapangan langsung turun. Mulai dari perangkat Nagari Sasak, Jorong, staf kecamatan, Satpol PP, BPBD dan Dishub.

Menurutnya dari hasil pantauan dilapangan diakui warga tetap ada yang ingin pergi ke objek wisata Sasak.

 

Namun, petugas gabungan melakukan penyekatan atau penyetopan kunjungan warga yang bukan warga Sasak untuk sementara tidak berkunjung ke objek wisata yang ada di Sasak.

"Penyetopan itu berdasarkan Surat Edaran Buoati 450/552/Diskominfo/2021 tentang pengaturan sholat Idul Fitri dan objek wisata serta upaya pencegahan penyebaran COVID-19 serta surat Gubernur Sumbar," ujarnya.

Baca juga: Rumah Gadang Berusia Seabad Ini Jadi Tempat Belajar Penghafal Quran

Berdasarkan surat edaran dan surat gubernur itu maka diputuskan objek wisata yang ada dipastikan ditutup," tegasnya.

Pihaknya melakukan penyetopan agar menghindari kerumunan, mobilisasi masa dan keramaian masa di destinasi wisata sasak.

Menurutnya penyebaran COVID-19 berawal dari kerumunan dan keramaian di fasilitas umum. Apalagi, katanya Pasaman Barat saat ini sudah berada pada zona orange.

Ia berharap dengan diberlakukannya penutupan destinasi wisata khususnya Sasak dapat mencegah penyebaran COVID-19 dan menekan angka kasus positif yang ada.

 ilustrasi

"Kami mengimbau bagi warga yang hanya berkunjung dan berwisata datang ke Sasak untuk menunda sementara waktu kunjungannya," harapnya.

Hingga Kamis kemarin, total kasus positif COVID-19 mencapai 821 orang, sembuh 698 orang, meninggal 46 orang dan masih dikarantina atau dirawat 77 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini