Anies Tindak Pengelola Tempat Wisata jika Terima Pengunjung Luar Jakarta

Antara, Jurnalis · Jum'at 14 Mei 2021 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 14 406 2410210 anies-tindak-pengelola-tempat-wisata-jika-terima-pengunjung-luar-jakarta-BIgfXk3COn.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Antara)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan melarang warga luar yang tidak mempunyai Kartu tanda penduduk (KTP) Jakarta memasuki tempat wisata yang ada di Ibu Kota hingga Minggu 16 Mei 2021.

"Tempat wisata itu dibatasi jumlah pengunjung 30 persen dan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta sampai dengan tanggal 16 Mei," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/5/2021).

Baca juga:  5 Hotel Murah di Jakarta Harga Rp100 Ribuan, Tidur Jadi Makin Nyenyak

Anies akan menegur pengelola tempat wisata yang kedapatan menerima pengunjung tidak ber-KTP Jakarta.

"Tidak boleh itu (menerima pengunjung tidak ber-KTP Jakarta), yang boleh masuk tempat wisata hanya yang ber-KTP Jakarta. Nanti saya tegur langsung. Sudah jelas, instruksinya begitu. Harus warga DKI," tutur Anies.

 

Ia menambahkan, tempat wisata baru dibolehkan lagi menerima pengunjung yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta setelah 16 Mei 2021.

Sebelumnya, Anies saat ditemui di ruangannya untuk menanyakan perihal aturan berwisata di Ibu Kota selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Baca juga:  6 Kafe Rooftop Asyik Buat Nongkrong Sambil Nikmati Pemandangan Kota Jakarta

Hal itu ditanyakan sebab sebelumnya salah seorang pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur yang berasal dari Cikarang, Jawa Barat bernama Novi Andini yang berwisata dekat dengan kediaman saat libur lebaran .

Novi tidak menyangka objek wisata TMII cukup penuh pengunjung, sehingga dirinya tidak berani untuk masuk ke anjungan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini