Berwisata di Baturraden saat Libur Lebaran, Begini Penerapan Prokesnya

Antara, Jurnalis · Jum'at 14 Mei 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 14 408 2410225 berwisata-di-baturraden-saat-libur-lebaran-begini-penerapan-prokesnya-BCzOONZbcW.jpg Wisatawan dicek suhu tubuh di Lokawisata Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah (Antara)

Selain itu pihaknya juga mengikuti kebijakan Gubernur Jawa Tengah yang membatasi jumlah pengunjung paling banyak 30 persen dari kapasitas maksimal.

"Namun dalam praktiknya, jumlah pengunjung Lokawisata Baturraden masih jauh dari kuota yang ditetapkan Gubernur Jawa Tengah sebesar 30 persen dari kapasitas maksimal," katanya.

Menurut dia, hal itu disebabkan luas lahan di Lokawisata Baturraden secara keseluruhan kurang lebih 16,85 hektare, sedangkan luas lahan yang bisa dijamah manusia sekitar 10 hektare.

Ia mengatakan jika dari lahan seluas 10 hektare itu mampu menampung 100.000 orang, sehingga ketika jarak antarmanusianya dibatasi 2 meter, lahan tersebut mampu diisi sekitar 50.000 orang.

Dengan demikian ketika jumlah pengunjung Lokawisata Baturraden dibatasi maksimal 30 persen, kata dia, objek wisata tersebut bisa dikunjungi oleh 15.000 orang.

"Namun dalam praktiknya, jumlah wisatawan yang datang masih kurang dari 30 persen karena sampai siang ini saja baru tercatat 1.081 orang dan sampai tutup sore nanti diperkirakan mencapai kisaran 2.000 orang, sedangkan pada hari pertama lebaran kemarin (13/5), jumlah pengunjungnya hanya sebanyak 503 orang," katanya.

 ilustrasi

Ia mengakui pengunjung yang berwisata di Lokawisata Baturraden pada libur Lebaran 2021 didominasi wisatawan lokal dan sebagian dari beberapa kabupaten tetangga.

Menurut dia, hal itu disebabkan adanya kebijakan larangan mudik dan pembatasan mobitas warga di beberapa wilayah Jawa Tengah.

"Kami optimistis bisa menyuguhkan wisata dengan maksimal meskipun kami juga melaksanakan prokes secara ketat dengan sarana dan prasarana yang melebihi dari ketentuan yang ada,” katanya.

“Kemudian juga ada aplikasi Banyumas Tangguh hasil kerja sama dengan Polresta Banyumas yang di dalamnya sudah ada dokumen pribadi terkait dengan kondisi kesehatan wisatawan, sehingga screening yang kami terapkan Insya Allah bisa memenuhi syarat, bahkan lebih dari itu."

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini