Soroti Kerumunan di Tempat Wisata, Sandiaga Uno: Kami Segera Evaluasi!

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 16 406 2410925 soroti-kerumunan-di-tempat-wisata-sandiaga-uno-kami-segera-evaluasi-s9Tj5yW6gm.jpeg Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyoroti kerumunan di tempat wisata. Ia mengingatkan kepada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) Nusantara untuk membuka kembali buku panduan protokol kesehatan berbasis CHSE, yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

Buku panduan CHSE sebelumnya telah diberikan, sekaligus sosialisasikan jauh sebelum masa libur Lebaran. Penerapan CHSE, kata Sandi, wajib dilakukan di mal, restoran, kafe, juga hotel.

"Pada awal sebelum liburan Lebaran saya sudah mengimbau agar para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif memperketat protokol kesehatan, CHSE dan 3M-memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, terutama dalam persiapan menjelang libur Lebaran 2021," paparnya lewat keterangan pers.

Sandi juga meminta kepada seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah (Pemda) dan pengelola destinasi wisata, untuk menerapkan protokol kesehatan dalam bingkai PPKM berskala mikro di daerah masing-masing. Hal tersebut ditegaskannya bertujuan untuk menekan laju penularan Covid-19.

"Oleh karena itu, segala kemungkinan harus kita persiapkan untuk kita hadapi," imbuhnya.

Jauh dari sebelumnya, Kemenparekraf lanjutnya, telah meluncurkan buku panduan protokol kesehatan berbasis CHSE untuk berbagai bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang dapat diunduh melalui situs http://chse.kemenparekraf.go.id.

Selain itu, pihaknya juga menerbitkan sertifikasi CHSE bagi para pelaku industri parekraf agar dapat memberi jaminan dan keselamatan bagi wisatawan.

Dalam pelaksanaannya, Sandi menuturkan bahwa Kemenparekraf telah bersinergi dengan seluruh kementerian dan lembaga terkait, Satgas Covid-19 serta Pemda untuk memantau penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

"Untuk menindaklanjuti, kami akan berkoordinasi, terutama dengan pemerintah daerah dan juga pengelola tempat wisata untuk mengevaluasi kunjungan wisatawan yang over capacity (melampaui kapasitas)."

"Jangan sampai di tempat wisata kita melihat masyarakat yang abai protokol kesehatan," tutupnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini