Maskapai Ungkap Rahasia Pencegahan Covid-19 di Kabin Pesawat

Fatha Annisa, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 16 406 2410932 maskapai-ungkap-rahasia-pencegahan-covid-19-di-kabin-pesawat-Xx83uCFWGe.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEJUMLAH tindakan dilakukan oleh industri penerbangan sejak pandemi dimulai. Misalnya, maskapai penerbangan telah menghilangkan atau mengurangi penawaran makanan dan minuman mereka.

Selain itu, mereka juga memberlakukan pembayaran nirsentuh di dalam pesawat. Lalu ada pembersihan mendetail dan desinfeksi kabin yang jauh lebih teratur. Untuk beberapa maskapai penerbangan, bahkan melakukan kegiatan tersebut setiap hari atau setiap penerbangan.

Proses yang disebut 'fogging' pun sudah dilakukan oleh beberapa maskapai penerbangan. Ini melibatkan penyemprotan disinfektan bermutu tinggi melalui mesin kabut ke seluruh kabin. Hal ini membuat disinfektan menempel pada semua permukaan, termasuk kursi, baki, langit-langit, lantai, dan kamar mandi.

Operator lain mengadopsi teknologi pembersihan Ultra Violet. Qatar Airways, misalnya, membeli enam Sistem Kabin UV Honeywell, dengan mengatakan bahwa teknologi tersebut "telah terbukti mampu menonaktifkan berbagai virus dan bakteri".

Kira-kira berukuran sama dengan troli minum dan makanan, sistem ini dilengkapi lengan UV yang dapat diperpanjang untuk menangani kursi, permukaan, dan kabin tanpa menggunakan bahan pembersih mengandung zat kimia.

Banyak bandara telah menggunakan teknologi serupa: Bandara Heathrow, Doha, dan Pittsburgh termasuk di antara bandara yang telah menggunakan robot pembersih UV untuk membunuh mikroba di area yang sering digunakan.

Metode yang kurang berteknologi tinggi juga digunakan. Di bandara Heathrow, ratusan mesin hand sanitizer telah dipasang, jarak sosial dan sistem satu arah diberlakukan, layar Perspex dipasang, dan ada pembersihan anti-virus dari semua titik kontak penumpang utama.

Sebuah tim teknisi kebersihan siap membantu mendisinfeksi bandara dan menjawab pertanyaan penumpang tentang metode yang digunakan.

“Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan hubungi salah satu dari Heathrow Covid Marshals kami yang berpatroli di terminal. Mereka dikenali dari rompi hi-vis merah jambu,” kata pihak bandara, seperti mengutip dari The Independent.

Sementara Bandara Gatwick memasang layar pelindung di berbagai titik termasuk loket check-in dan gerbang boarding. Mereka juga mewajibkan pemakaian masker untuk staf dan pelancong, memasang tempat pembersih tangan di seluruh bandara, mengubah pengaturan tempat duduk untuk memastikan jarak sosial, dan menggunakan pengeras suara untuk menyampaikan pengunguman yang mengingatkan penumpang untuk menjaga jarak secara sosial dan mencuci tangan secara teratur.

Semua pelancong yang tiba di Inggris Raya saat ini harus menunjukkan tes Covid negatif yang dilakukan dalam 72 jam sebelum keberangkatan dan karantina, baik di rumah atau di hotel yang ditentukan, bergantung pada negara mana mereka melakukan perjalanan dalam dua minggu sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini