Catat, Ini Tempat-Tempat Wisata di Bandung yang Ditutup

Fatha Annisa, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 406 2411091 catat-ini-tempat-tempat-wisata-di-bandung-yang-ditutup-FiNkBe8NP6.jpg Ranca Upas. (Foto: Instagram apepramadan03)

BUPATI Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan surat edaran terkait hasil evaluasi aktivitas kepariwisataan. Ada sejumlah tempat wisata ditutup untuk menghindari kerumunan saat libur Lebaran. 

Libur Lebaran tidak disia-siakan berlalu begitu saja oleh sebagian masyarakat. Mereka berbondong-bondong mengunjungi destinasi wisata sambil memboyong teman maupun keluarga.

Alhasil sebagian objek wisata dipadati oleh kerumunan orang. Protokol kesehatan juga dilupakan oleh beberapa pengunjung.

Baca Juga: Cantiknya Pramugari Dara Agung Foto di Bundaran HI, Netizen: Anak Bidadari

Hal tersebut membuat pemerintah setempat mengambil langkah cepat dalam mengevaluasi kondisi lapangan dan melakukan rapat koordinasi Satgas Covid-19. Seperti Bupati Bandung yang belum lama ini mengeluarkan surat edaran nomor 443.1/1076/DISPARBUD tentang evaluasi aktivitas kepariwisataan di Bandung.

“Berdasarkan hasil evaluasi lapangan dan rapat koordinasi Satgas Covid-19 Kabupaten Bandung, terkait dengan pelaksanaan protokol kesehatan pada aktivitas kepariwisataan, maka dengan ini kami sampaikan hasil terlampir,” tulis akun Instagram resmi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung.

 

Pada surat edaran tertera enam poin penting terkait protokol kesehatan pada aktivitas kepariwisataan, antara lain:

Layanan pariwisata alam dibuka dengan pengetatan protokol kesehatan, kapasitas maksimal 50%, dan jam operasional sampai pukul 16.00 WIB.

Hotel, penginapan, dan sebagainya dibuka dengan pengetatan protokol kesehatan.

Wisata Tirta (kolam renang, waterboom, dan lainnya) ditutup sampai waktu yang belum ditentukan.

Restoran, rumah makan, dan lainnya buka dengan pengetatan protokol kesehatan, kapasitas maksimal 50%, dan jam operasional sampai pukul 21.00 WIB.

Kolam Rendam Air Panas buka dengan kapasitas maksimal 50%, jam operasional sampai pukul 16.00 WIB, menggunakan pembatas untuk menghindari terjadinya kerumunan di kolam, dan mendapatkan rekomendasi camat selaku ketua Satgas Covid-19 tingkat kecamatan.

Apabila terjadi pelanggaran protokol kesehatan akan dikenakan sanksi yang berlaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini