Coba Membuka Kokpit dan Serang Pramugari, Penumpang Didenda Rp749,4 Juta

Fatha Annisa, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 406 2411849 coba-membuka-kokpit-dan-serang-pramugari-penumpang-didenda-rp749-4-juta-1tIt8n0DXV.jpg Ilustrasi Pesawat Terbang (Foto: People)

LOS ANGELES - Seorang penumpang Maskapai Delta berpotensi mendapat denda $52.500 atau sekira Rp749,4 juta setelah diduga menyerang pramugari dan mencoba membuka kokpit.

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengumumkan proposal hukuman sipil pada hari Senin untuk empat penumpang yang berbeda mulai dari $9.000 (Rp128,4 juta) hingga $52.500 (Rp749,4 juta).

Penumpang yang menerima hukuman tertinggi berada dalam penerbangan Delta pada 23 Desember 2020 lalu dari Honolulu, Hawaii, ke Seattle, Washington.

FAA mengatakan bahwa penumpang mencoba membuka pintu kokpit, berulang kali menolak untuk mematuhi instruksi anggota kru kabin, dan secara fisik menyerang pramugari dengan memukul wajahnya dan mendorongnya ke lantai. Penumpang tersebut kemudian mengancam pramugari tersebut saat dia mencoba menahan penumpang, bunyi pernyataan dari FAA.

Baca Juga:

Cantiknya Pramugari Dara Agung Foto di Bundaran HI, Netizen: Anak Bidadari

Kasari Pramugari lalu Buang Ingus di Selimut Pesawat, Penumpang Didenda Rp150 Juta

FAA menambahkan bahwa mereka menahan "penumpang yang mengganggu" dengan borgol plastik tetapi kemudian, "penumpang membebaskan dirinya dari salah satu borgol dan memukul wajah pramugari itu untuk kedua kalinya."

"Polisi naik ke pesawat setelah mendarat dan menahan penumpang," kata FAA tentang insiden itu, seperti dilansir dari People.

Penumpang lain dari penerbangan Southwest Airlines dari Phoenix, Ariz ke Chicago, Illinois, pada 1 Januari 2020 lalu menghadapi potensi denda $27.000 (Rp385,4 juta).

"Ia diduga berteriak dan memukul kursi di depannya, mengganggu di penumpang di dekatnya." lanjutnya.

FAA juga menduga penumpang itu berteriak bahwa dia akan membunuh seseorang dan dia memiliki bom yang akan meledakkan pesawat. Hal itu menyebabkan penerbangan dialihkan ke Oklahoma City sehingga polisi dapat menahannya.

Seorang penumpang laki-laki didenda $18.500 (Rp264,1 juta) untuk penerbangan jetBlue Airlines dari Ft. Lauderdale, Florida, ke Las Vegas, Nev. Pada 5 Februari 2021, FAA mengumumkan.

Dia menghadapi potensi denda setelah diduga meminum beberapa botol kecil alkohol yang tidak disajikan maskapai penerbangan kepadanya dan terus menerus melepas masker atau memakainya secara tidak benar.

Denda keempat yang diumumkan FAA adalah sebesar $9.000 (Rp128,4 juta). Penumpang itu menggunakan penerbangan Allegiant Air dari Ft. Lauderdale, Fla., Ke Knoxville, Tenn., Pada 15 Februari 2021.

FAA mengatakan penumpang tersebut berulang kali melepas masker mereka dan berdiri dekat dengan pramugari tanpa menutupi mulut dan hidungnya. Ia lalu berteriak kepada pramugari tersebut.

Ketika pramugari lain berusaha memberikan formulir gangguan kepada penumpang, ia mulai berkata kasar dan memberitahu pramugari bahwa mereka tidak bisa berbuat apa-apa.

 

"Undang-undang federal melarang penumpang campur tangan dengan awak pesawat, menyerang secara fisik, mengancam untuk menyerang awak pesawat atau siapa pun di dalam pesawat. Penumpang akan dikenai sanksi perdata karena pelanggaran tersebut dapat mengancam keselamatan penerbangan dengan mengganggu atau mengalihkan perhatian awak kabin dalam menjalankan tugasnya untuk menjaga keselamatan penumpang," kata FAA dalam pernyataan itu.

FAA menambahkan, "Selain itu, undang-undang federal menetapkan denda pidana dan pemenjaraan penumpang yang mengganggu kinerja tugas anggota awak dengan menyerang atau mengintimidasi anggota awak tersebut."

 

Para penumpang - yang tidak akan disebutkan namanya - memiliki waktu 30 hari untuk menanggapi surat penegakan FAA.


(edh)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini