Serang Pramugari dan Buka Pintu Kokpit , Penumpang Maskapai Didenda Rp700 Juta

Indah Salsabillah, Jurnalis · Kamis 20 Mei 2021 04:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 406 2412318 serang-pramugari-dan-buka-pintu-kokpit-penumpang-maskapai-didenda-rp700-juta-xbPSQ0kTmo.jpg Ilustrasi Pesawat Terbang (Foto: Dallasnews)

LONDON - Seorang penumpang maskapai yang "menganggu" akan terkena denda sebanyak $52,500 atau setara dengan Rp700 juta lebih. Karena diduga menuju ke akses kokpit pesawat dan menyerang pramugari beberapa kali. Aksi yang tidak patut untuk dicontoh!

Pada 23 Desember, penerbangan Delta Air Lines dari Honolulu ke Seattle membuat penumpang berulang kali menolak untuk mematuhi intruksi anggota kru dan memukul wajah pramugari dan mendorong mereka ke lantai. Melansir dari laman fox bussiness. Rabu, (19/5/2021).

"Penumpang itu juga dituduh mengancam pramugari dengan menuduhnya," Kata FAA.

Baca Juga:

Coba Membuka Kokpit dan Serang Pramugari, Penumpang Didenda Rp749,4 Juta

Maskapai Ungkap Rahasia Pencegahan Covid-19 di Kabin Pesawat

 

Penumpang yang telah di borgol plastik, membebaskan dirinya dengan memukul wajah pramugari untuk kedua kalinya.

"Penumpang tersebut kemudian ditahan," Kata FAA.

Namun, ini hanyalah satu dari empat hukuman perdata yang dijatuhkan terhadap penumpang maskapai pada Senin yang diduga menganggu awak maskapai.

Dua penumpang pada penerbangan lain menghadapi potensi denda karena tidak menutupi hidang mereka dengan masker. FAA mengatakan bahwa mereka telah mengindentifikasi potensi pelanggaran dalam 370 kasus dan telah memulai 27 tindakan penegakan hukum.

Tiga penumpang lainnya menghadapi denda mulai dari $9.000 hingga $27.000 atas dugaan perilaku menganggu mereka di penerbangan pada bulan Januari dan Februari, menurut FAA.

 

FAA mengusulkan hukuman $27.000 terhadap seorang pria pada penerbangan di Hari Tahun Baru di atas pesawat Southwest Airlines yang berteriak dan mengatakan dia memiliki bom dan akan meledakkan pesawat.

Lalu, pilot melakukan pendaratan yang tidak direncanakan di Oklahoma City di mana pria itu ditangkap.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini