Tekad Gibran Kembangkan Wisata Olahraga dan Wellnes Tourism di Solo

Antara, Jurnalis · Rabu 19 Mei 2021 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 406 2412514 tekad-gibran-kembangkan-wisata-olahraga-dan-wellnes-tourism-di-solo-TOhD5CIKi8.jpg Gibran Rakabuming Raka (Instagram @kaesangp)

KOTA Solo di Jawa Tengah akan mengembangkan sektor olahraga untuk mendorong geliat pariwisata pascapandemi COVID-19 dengan memanfaatkan berbagai wahana yang ada.

"Wisata olahraga jadi prioritas, selain itu juga 'wellnes tourism' (wisata kebugaran)," kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka usai pengukuhan Badan Promosi Pariwisata Kota Solo di Solo, Rabu (19/5/2021).

Baca juga:  Tambah Spot Wisata, Gibran Rakabuming Ingin Sulap Ngarsopuro Jadi Malioboro-nya Solo

Ia mengatakan saat ini banyak venue atau wahana olahraga yang ada di Solo. Bahkan, belum lama ini kota tersebut cukup sukses menyelenggarakan Piala Menpora. Terkait hal itu, pihaknya mengatakan ke depan akan terus digenjot pelaksaan event serupa.

"Saya juga ingin nanti ada Piala Wali Kota, ini dilakukan sebelum pelaksanaan liga satu dan liga dua. Seperti Piala Menpora yang juga diikuti oleh tim-tim besar," katanya.

 

Meski demikian, ia masih enggan menyampaikan detail event tersebut.

 Baca juga: Taman Balekambang Solo Direvitalisasi Jadi Pusat Kebudayaan Jawa

"Ya ini sebagai praliga saja," katanya.

Ia berharap dengan berbagai event tersebut dapat membuat wisatawan mau menginap lebih lama di Kota Solo. Ia mengaku rendahnya rata-rata menginap wisatawan di Solo masih menjadi pekerjaan rumah termasuk bagi Badan Promosi Pariwisata Kota Solo.

"Selama ini kan hanya mampir makan, kemudian menginap di Yogya, ke depan tidak bisa lagi seperti itu, kita pastikan orang betah menginap di Solo, ini jadi PR ke depan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Solo Retno Wulandari mengatakan saat ini organisasi tersebut sudah menyusun berbagai program kerja prioritas hingga empat tahun ke depan.

"'Starting point' kita adalah pariwisata di tengah pandemi, ini menjadi tantangan. Ada perubahan perilaku konsumen khususnya pariwisata ketika akan berlibur ke Solo dan ini harus direspon. Sediakan tempat yang harus dilengkapi dengan CHSE (kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan), itu harus digaungkan," katanya.

 ilustrasi

Ia mengatakan Badan Promosi Pariwisata juga akan menggarap hal-hal yang bersifat kolaboratif, inovatif, kreatif, adaptatif, berjiwa enterpreneur dengan melibatkan berbagai 'stakeholder' agar bersama-sama membangun narasi positif tentang kepariwisataan Kota Solo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini