Perayaan Tradisi Syawalan Ditiadakan, Objek Wisata Boleh Buka

Antara, Jurnalis · Kamis 20 Mei 2021 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 406 2412528 perayaan-tradisi-syawalan-ditiadakan-objek-wisata-boleh-buka-QaIvDul42M.jpg Taman Krida Wisata Kudus, Jawa Tengah (Antara)

PEMERINTAH Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memutuskan meniadakan semua perayaan tradisi Syawalan demi mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi penularan COVID-19.

"Perayaan Syawalan yang biasa digelar, di antaranya tradisi Bulusan Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo dan Lomban Perahu di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo. Sudah kami perintahkan untuk ditiadakan," ujar Bupati Kudus Hartopo di Kudus, Rabu 19 Mei 2021.

Baca juga:  Semua Tempat Wisata di Kudus Tutup Selama Libur Lebaran 2021

Tenda pedagang yang sudah terlanjur disiapkan, kata dia, diminta dibongkar, sedangkan pedagang diminta pulang karena saat ini masih pandemi di mana semua potensi kerumunan harus dihindari.

Masyarakat diingatkan bahwa saat ini kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus mulai ada kenaikan, sehingga semua harus mewaspadai dengan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

 

Meskipun ada penutupan tempat-tempat yang biasa digunakan untuk perayaan Syawalan, objek wisata masih diperbolehkan buka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga:  6 Desa di Kudus Layak Jadi Destinasi Wisata Heritage Seperti Yarusalem-Aqsa

"Ingat, kapasitas pengunjungnya maksimal 30 persen dari kapasitas normalnya. Hasil monitoring di sejumlah objek wisata memang tidak ada kerumunan yang begitu banyak," ujarnya.

Masih diperbolehkan tempat wisata buka, kata dia, agar perekonomian masyarakat tetap bergerak, sedangkan untuk mencegah penularan, masing-masing pengelola objek wisata diminta menyiapkan Satgas COVID-19 yang bertugas memantau kepatuhan pengunjung mulai dari pintu masuk hingga di dalam objek wisata.

Ia juga mengimbau pengelola objek wisata untuk selalu mengingatkan pengunjung setiap beberapa menit terkait kepatuhan prokes mulai dari memakai masker dan menjaga jarak, sedangkan tempat cuci tangan juga diusahakan mudah dijangkau pengunjung.

 ilustrasi

Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Kudus juga akan memantau kepatuhan prokes di masing-masing objek wisata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini