Bangun Pusat Wisata Kuliner, Pemkot Banda Aceh Relokasi Ratusan Pedagang

Antara, Jurnalis · Kamis 20 Mei 2021 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 20 406 2412808 bangun-pusat-wisata-kuliner-pemkot-banda-aceh-relokasi-ratusan-pedagang-2QywLwEgVE.jpg Tugu Simpang Lima, Banda Aceh (Diskominfotik Banda Aceh)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Banda Aceh akan merelokasi sekitar 738 pedagang di Pasar Peunayong ke Pasar Al Mahirah Lamdingin kota setempat, karena adanya rencana penataan lokasi wisata kuliner dan perdagangan jasa di kawasan tersebut.

"Pemerintah kota sudah merencanakan kawasan Peunayong ditata ulang sebagai pusat wisata kuliner dan perdagangan jasa," kata Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Banda Aceh, M Nurdin di Banda Aceh, Rabu.

Baca juga:  Banda Aceh Akan Gelar Festival Kopi Dunia, Brasil hingga Italia Diharapkan Ikut

Nurdin menjelaskan saat ini di pasar Peunayong terdapat 738 pedagang mulai dari penjual ikan, daging, sayur-sayuran serta berbagai kebutuhan pokok lainnya yang akan direlokasi.

Menurut Nurdin, masih ada pedagang yang menolak untuk dipindahkan. Namun, sebagian besar telah sepaham dan bersedia direlokasi ke pasar Al Mahirah yang baru selesai dibangun tersebut.

"Persentasenya sekitar 75 persen setuju dan 25 persen masih belum mau dipindahkan, masih menolak khususnya di pasar Kartini (pedagang sayur)," ujarnya.

Meskipun masih ada yang menolak, lanjut Nurdin, pemerintah kota telah menegaskan tetap memindahkan pedagang, dan menutup pasar lama Peunayong tersebut.

Baca juga:  5 Tempat Wisata di Banda Aceh Paling Tersohor, Yuk Intip!

Sementara Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyambut baik pedagang yang mendukung rencana pemindahan pasar Peunayong ke pasar Al-Mahirah Lamdingin pada Senin 24 Mei 2021.

"24 Mei sudah menjadi keputusan bersama, semua pedagang pindah ke Mahirah. Tidak ada lagi aktivitas di pasar peunayong, baik pasar ikan, pasar daging, pasar buah, pasar kartini dan SMEP," kata Aminullah.

Ia juga sudah memberikan arahan kepada para Kepala SKPK terkait persiapan pemindahan pedagang untuk menempati kembali pasar Al-Mahirah yang telah disempurnakan fasilitasnya untuk kenyamanan pedagang dan warga pembeli.

 ilustrasi

Aminullah memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan di Pasar Al-Mahirah. Pasar terpadu baru di Lamdingin itu mampu menampung seluruh pedagang pasar Peunayong.

"Ke depan, Peunayong akan dijadikan kawasan pusat kuliner di samping fungsi utamanya sebagai kawasan perdagangan untuk usaha kelontong, elektronik, fashion dan usaha jasa lainnya," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini