Curug Ngebul, Surga Tersembunyi di Cianjur Jawa Barat

Fatha Annisa, Jurnalis · Jum'at 21 Mei 2021 02:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 20 408 2413202 curug-ngebul-surga-tersembunyi-di-cianjur-jawa-barat-033qXTETm0.jpg Curug Ngebul (Foto: Instagram Bandungbanget)

CIANJUR - Cianjur wilayah di Jawa Barat yang didominasi pegunungan. Beragam objek wisata alam ada di sana. Salah satu yang jadi perhatian wisatawan adalah Curug Ngebul.

Berlokasi di Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur terdapat sebuah curug di ketinggian 100 meter di atas permukaan laut. Di kelilingi oleh tebing-tebing dan pepohonan rindang menjadikan panorama sekitar Curug Ngebul masih sangat asri.

Letaknya cukup tersembunyi, jauh dari keramaian pusat kota sangat cocok bagi Anda yang ingin berlibur sambil mencari ketenangan. Akses menuju Curug Ngebul tergolong masih sulit untuk dilewati.

Baca Juga:

 3 Air Terjun Indah di Jawa Barat, Sejuknya Mengisi Libur Lebaran

Curug Citambur, Wisata Alam Tersembunyi di Cianjur

Jalannya masih berupa tanah berbatu yang menanjak. Namun jarak dari loket masuk hanya sejauh 200 meter atau 10 sampai 20 menit berjalan kaki.

Debit air yang mengalir di Curug Ngebul tidak begitu besar jika dibandingkan dengan Curug Citambur, namun hempasan airnya cukup deras.

Air yang jatuh dari balik bukit tersebut akan menghempas batu di bawahnya sehingga menciptakan uap dan membuatnya terlihat seperti asap yang mengepul. Oleh karenanya, curug ini disebut Curug Ngebul.

Tetapi beberapa masyarakat setempat meyakini bahwa nama Curug Ngebul berasal dari sebuah legenda yang menceritakan seorang putri yang mandi di curug tersebut. Lalu secara tiba-tiba, air di sana mengepul dan berasap.

Sayangnya, pengunjung tidak bisa berenang di bawah aliran air terjun karena alasan keselamatan. Meskipun begitu ada sebuah kolam penampungan di dekatnya dengan air yang tenang. Kolam tersebut digunakan warga sekitar untuk saluran irigasi, tapi pengunjung dapat berenang atau sekadar bermain air di sana.

Di Curug Ngebul pengunjung juga dapat mendirikan tenda di sebuah lapang berumput. Letaknya tidak jauh dari curug sehingga Anda bisa bermalam sambil menikmati suara deburan air yang menghantaman bebatuan dan bising dari hewan nokturnal.

 

Bagi pecinta olahraga panjat tebing, Anda bisa menaklukan tebing-tebing di sekitar curug. Tapi harus selalu memperhatikan keselamatan masing-masing dan mematuhi setiap aturan yang berlaku.

Tarif yang dibayarkan untuk berkemah Rp10.000 saja dengan tambahan biaya parkir sebesar Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000 untuk mobil. Sementara jika hanya ingin singgah untuk bermain air, berfoto-foto, atau panjat tebing, pengunjung hanya perlu membayar Rp7.500 per orangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini