Share

Eropa Siap Menerima Turis dari Berbagai Negara, Seperti Apa Aturannya?

Fatha Annisa, Jurnalis · Sabtu 22 Mei 2021 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 406 2413642 eropa-siap-menerima-turis-dari-berbagai-negara-seperti-apa-aturannya-Q58sFWYnKR.jpg Turis berpose di salah satu spot wisata di Amsterdam, Belanda (The Guardian)

EROPA mengurangi pembatasan perjalanan musim panas ini setelah Uni Eropa (UE) setuju untuk membuka perbatasannya bagi pengunjung yang divaksinasi dan mereka yang berasal dari negara-negara aman COVID-19.

Perjalanan yang tidak perlu dari sebagian besar negara di luar UE dibatasi selama setahun terakhir untuk mengekang penyebaran COVID-19.

Tetapi pada Rabu, Uni Eropa setuju untuk membuka perbatasannya tidak hanya untuk semua orang yang datang dari negara-negara dengan situasi epidemiologi yang baik, tapi juga semua orang yang telah menerima dosis terakhir yang direkomendasikan dari vaksin resmi Uni Eropa.

Berikut penjelasan UE sebagaimana dilansir Lonely Planet, Sabtu (22/5/2021) :

Kapan pelancong yang divaksinasi dapat mengunjungi negara-negara UE?

Berbicara pada konferensi pers hari ini, Christian Wigand, juru bicara Komisi Eropa (cabang eksekutif UE) mengatakan UE "sekarang akan merekomendasikan agar negara-negara anggota meringankan beberapa pembatasan saat ini" bagi mereka yang telah divaksinasi.

Baca juga: 7 Destinasi Paling Memacu Adrenalin via Ferrata dengan Pemandangan Spektakuler

Tidak ada jadwal pasti yang diberikan dan Washington Post melaporkan bahwa "persetujuan akhir resmi masih diperlukan" dari negara-negara UE.

Namun, presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengatakan dalam wawancara 25 April dengan The New York Times bahwa pelancong Amerika Serikat yang divaksinasi diharapkan diizinkan melakukan perjalanan ke Eropa musim panas ini.

Saat bersiap untuk terbuka bagi pengunjung dari negara-negara dengan situasi epidemiologis yang baik, UE sedang bersiap untuk menerbitkan daftar negara-negara aman COVID tersebut untuk referensi.

UE menyarankan kebijakan untuk negara anggotanya, tetapi masing-masing negara pada akhirnya menetapkan aturan mereka sendiri.

Misalnya, Italia sekarang menyambut pelancong Amerika dengan penerbangan aman COVID, dan Prancis bersiap menyambut pelancong yang divaksinasi dari negara-negara non-UE pada 9 Juni. Beberapa negara Eropa yang bukan anggota UE, seperti Islandia, telah membuka perbatasan mereka untuk wisatawan yang divaksinasi.

Apakah pelancong perlu menerima vaksin khusus?

Penting untuk diperhatikan bahwa vaksin yang diterima harus telah disetujui oleh European Medicines Agency, yang mencakup vaksin Moderna, Pfizer / BioNTech dan Johnson & Johnson. Ini berpotensi dapat diperluas ke vaksin yang disetujui lainnya oleh proses daftar penggunaan darurat Organisasi Kesehatan Dunia.

Apakah pelancong memerlukan paspor vaksin?

Perlu atau tidaknya belum ada klarifikasi dari pihak bersangkutan.Wisatawan diharapkan perlu untuk menguatkan vaksinasi dengan dokumentasi yang kompatibel dan Sertifikat Hijau Digital yang diusulkan UE, yang diperkirakan dapat digunakan pada bulan Juni.

Baca juga: 8 Fakta Unik Negara Tajir, Tak Punya Bandara, Penduduknya Bebas Party

Selain itu, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengungkapkan bahwa pemerintahnya dan Gedung Putih sedang menyelesaikan diskusi teknis seputar pemberian "izin khusus" untuk memungkinkan warga AS masuk sebagai bagian dari pembukaan kembali pariwisata yang lebih luas.

Apakah ada batasan potensial?

Karena munculnya kekhawatiran varian COVID-19 baru, Komisi mengusulkan mekanisme 'rem darurat' baru untuk membatasi risiko varian tersebut memasuki UE.

Ini akan memungkinkan negara-negara anggota untuk bertindak cepat untuk mencegah para pelancong dari negara-negara di mana varian kekhawatiran menyebar masuk, termasuk mereka yang sudah divaksinasi.

Seperti apa situasi COVID-19 di Eropa?

Situasi di Eropa masih bergejolak di beberapa tempat akibat gelombang ketiga COVID-19 yang melanda sebagian benua pada musim semi. Tetapi situasinya telah membaik dalam beberapa minggu terakhir karena lebih banyak vaksin tersedia.

Beberapa negara, termasuk Prancis, Irlandia, dan Italia, sudah melonggarkan pembatasan lockdown, membuka tempat wisata dan melanjutkan layanan perhotelan.

ilustrasi

Apakah tersedia penerbangan ke Eropa?

Maskapai penerbangan secara bertahap meningkatkan layanan mereka ke Eropa dari banyak negara karena pembatasan perjalanan mereda. Kemungkinan ini akan melonjak lagi segera setelah ada tanggal resmi untuk pembukaan kembali Eropa.

Sementara itu, United Airlines telah menambah penerbangan baru ke Kroasia, Islandia, dan Yunani. Delta meluncurkan penerbangan langsung antara Boston dan Islandia, New York dan Kroasia, serta penerbangan bebas karantina ke Italia, bersama American Airlines.

Namun, penumpang harus memberikan bukti PCR negatif atau tes antigen yang diambil tidak lebih dari 48 jam sebelum keberangkatan ke Italia, terlepas dari status vaksinasi mereka.

Karena peraturan dan batasan sering diperbarui, calon pelancong disarankan menghubungi kedutaan terkait untuk negara manapun yang ingin dikunjungi dan mendapatkan informasi perjalanan terbaru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini