Prasasti di Pegunungan Hisma Ungkap Penunjuk Arah ke Masa Lalu

Mila Widya Ningrum, Jurnalis · Sabtu 22 Mei 2021 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 408 2413675 prasasti-di-pegunungan-hisma-ungkap-penunjuk-arah-ke-masa-lalu-doPP4Ijnd0.jpg Pegunungan Hisma di sebelah barat Tabuk, Arab Saudi (Twitter Wael Al-Khalid/Arab News)

PEGUNUNGAN Hisma yang terletak di sebelah barat Kota Tabuk, Arab Saudi merupakan rumah bagi prasasti Arab berusia lebih dari 2.600 tahun yang diukir oleh kaum Tsamud dan suku kuno lainnya.

Sisa-sisa arkeologi umum ditemukan di pegunungan yang merupakan bagian dari jalur perdagangan konvoi unta dan terkenal di kalangan pedagang, karena formasi mereka yang seperti kapal.

Baca juga: Kenapa Taif Dijuluki Kota Mawar, Seperti Apa Sejarahnya?

Salma Hawsawi, seorang profesor sejarah kuno di King Saud University, mengatakan bahwa Arab Saudi kaya akan bukti arkeologi peradaban kuno yang makmur dalam berbagai geografi dan iklim di berbagai daerah.

“Arab Saudi mencakup dataran yang sempit dan meluas, dataran tinggi pegunungan, dan dataran tinggi serta gurun dengan oasis,” kata Hawsawi seperti dilansir dari Arab News, Sabtu (22/5/2021).

Perbedaan geografis dan iklim di kawasan itu menyebabkan keragaman peradaban. Pada berbagai waktu, pegunungan Hisma juga telah dikenal dengan nama pegunungan Hisma Sandy, dataran tinggi Hisma dan pegunungan Kapal.

Gunung-gunung ini berada sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, dan terletak di timur jajaran Hijaz, dan dibatasi oleh pegunungan Al-Sharat di utara, Wadi Araba di barat laut, dan Harrat Al-Rahat di selatan.

“Kawasan itu dibedakan oleh fitur-fitur yang mendorong pemukiman manusia seperti kelimpahan air, tanah subur, iklim yang mendukung, dan jalur perdagangan,” kata Hawsawi.

Baca juga: Hotel di Sekitar Masjidil Haram Makkah Kembali Bisa Terima Tamu

“Itu adalah salah satu area terpenting di mana orang-orang menetap sejak awal waktu,” tambahnya.

“Orang-orang Tsamud mendiami daerah itu, dan dikatakan bahwa itu adalah rumah orang-orang Shuaib yang disebutkan dalam Alquran. Daerah itu juga terkait dengan peradaban Babilonia di Mesopotamia. ”

Menurut Hawsawi, wilayah Tabuk disebutkan dalam sumber klasik oleh astronom dan ahli geografi Romawi abad pertama Ptolemy, yang menyusun daftar kota dan negara yang diketahui pada waktu itu, menentukan perbatasannya, dan mendokumentasikan informasi penting tentang orang dan hubungan mereka masing-masing.

Wilayah itu disebutkan dalam "Mu'jam Al-Buldan" Yaqut Al-Hamawi, serta dalam puisi abad kelima dan keenam.

Hawsawi mengatakan bahwa pegunungan Hisma adalah rumah bagi prasasti Tsamud yang berusia 2.600 tahun dan prasasti Arab yang berasal dari zaman Islam.

“Hampir tidak ada daerah yang tidak memiliki prasasti Tsamud, juga prasasti dalam dialek Hasami, dialek Arab yang mirip dengan dialek Nabataean yang merupakan tulisan Arab pertama di mana huruf-huruf tersebut saling menempel,” katanya.

ilustrasi

“Prasasti ini berlimpah, dan kami kebanyakan menemukan nama yang tepat atau doa yang didokumentasikan oleh orang-orang yang melewati daerah itu, yang merupakan stasiun untuk konvoi perdagangan dan pelancong. Rute perdagangan lama pergi dari selatan ke utara ke Levant."

“Pegunungan Hisma telah menjadi bagian dari sejarah dan peradaban masyarakat yang tinggal di sana, dan beragam prasasti di wilayah tersebut mengungkapkan warisan sejarah dan menjelaskan aspek penting dari masa lalu Jazirah Arab,” kata Hawsawi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini