Lima Tahun Tutup, Museum di Prancis ini Kembali Buka

Fatha Annisa, Jurnalis · Rabu 26 Mei 2021 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 406 2415420 lima-tahun-tutup-museum-di-prancis-ini-kembali-buka-xBi5NYCoza.jpg Museum Carnavalet (Foto: Lonelyplanet)

PARIS - Museum Musée Carnavalet telah lama dianggap sebagai salah satu harta karun Paris yang terabaikan. Namun setelah lima tahun tutup dan didanai senilai €55 juta (Rp964,8 miliar), museum tersebut akan menunjukan kembali daya tariknya.

Menyusul berita bahwa Prancis akan menyambut pelancong internasional musim panas ini, Musée Carnavalet akan dibuka kembali untuk umum pada hari Sabtu, 29 Mei.

Permata tersembunyi ini terletak di dua bangunan besar yang dibangun pada masa Renaisans di distrik Marais. Carnavalet pertama kali dibuka di 1888 dan didedikasikan untuk sejarah kota.

Baca juga:

Madame Tussauds Hilangkan Patung Pangeran Hary dan Meghan Markle dari Keluarga Kerajaan Inggris

Museum Geologi, Wisata Sejarah Instagramable di Bandung

Di dalamnya, pengunjung akan menemukan perpaduan eklektik artefak dan keingintahuan dari reruntuhan Gallo-Romawi hingga perabot Art Deco, barang-barang milik Marie Antoinette dan Marcel Proust, serta Renoirs hingga kartun abad ke-19.

Melansir Lonely Planet, pengunjung bahkan akan menemukan lebih dari 30 kamar antik dari rumah-rumah megah di Paris yang telah dibangun kembali dengan semua perhiasannya.

Museum ditutup pada 2016 setelah koleksinya bertambah besar sehingga para kurator kesulitan menampilkan semuanya dengan cara yang koheren.

Tetapi dengan bantuan renovasi € 55 juta yang mencakup keahlian desain dari François Châtillon, kepala arsitek untuk monumen bersejarah Prancis, Musée Carnavalet siap menyambut pengunjung ke ruang pameran yang telah ditingkatkan.

Di antara perubahan yang paling disambut adalah rute sirkuit yang baru diadaptasi, yang berjalan dalam urutan kronologis, dan pembukaan ruang yang sebelumnya tersembunyi untuk menghadirkan lebih banyak cahaya.

Lift dan ramp dipasang di seluruh gedung agar lebih mudah diakses, dan tampilan digital diperkenalkan untuk membawa pengunjung museum ke abad ke-21.

Salah satu bagian tertua Musée Carnavalet, di ruang bawah tanah, telah sepenuhnya direnovasi untuk mengungkap koleksi dari zaman Mesolitikum hingga zaman Renaisans.

Dua ruang pengantar sekarang akan menyambut pengunjung, dan sebuah kafe-restoran yang menghadap ke taman telah didirikan.

 

Musée Carnavalet hanya berjarak lima menit berjalan kaki dari stasiun metro Saint Paul. Masuk ke koleksi permanen tidak dipungut biaya. Pengunjung hanya diharuskan membayar untuk masuk ke pameran sementara, yang pertama berfokus pada kehidupan dan karya fotografer Prancis Henri Cartier-Bresson. Pameran tersebut berlangsung dari 15 Juni hingga 31 Oktober 2021.

Museum ini buka mulai pukul 10.00 hingga 18.00 setiap hari kecuali hari Senin dan hari libur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini