Share

Maskapai ini Berencana Bawa Turis ke Luar Angkasa

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Kamis 27 Mei 2021 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 27 406 2416302 maskapai-ini-berencana-bawa-turis-ke-luar-angkasa-f2k35qAreh.jpg Ilustrasi Pesawat Angkasa (Foto: Business Insider)

NEW MEXICO - Virgin Galactic telah melakukan penerbangan bertenaga roket pertamanya ke tepi ruang angkasa dengan pesawat ulang-alik berawak.

Perusahaan tersebut kini berencana membawa wisatawan ke luar angkasa tahun depan, setelah berhasil terbang mencapai ketinggian 80 km dari New Mexico.

Setelah diangkut ke udara dengan kapal induk, VSS Unity kemudian menembakkan motor roketnya untuk melontarkan kapal dan dua pilot menuju luar angkasa.

Baca Juga:

 Gara-Gara Isi Daya Ponsel, Penerbangan Terpaksa Dialihkan

Pria Ini Terobos Pembatas Bandara lalu Masuk ke Kokpit Pesawat

Pendiri Virgin Galactic, Sir Richard Branson mengonfirmasi dalam sebuah postingan di Twitter bahwa dua pilot dan muatan penelitian milik NASA telah mencapai luar angkasa.

"Senang berada di jalur penerbangan untuk menonton penerbangan luar angkasa manusia pertama @ VirginGalactic dari Spaceport America yang megah," tulisnya yang dilansir Okezone dari News.au.

Virgin Galactic menargetkan operasi komersial untuk dimulai tahun depan setelah pengujian dan beberapa bulan waktu tertunda untuk pemeliharaan dan peningkatan lainnya.

Pengujian itu akan mencakup penerbangan yang akan membawa Branson ke tepi luar angkasa akhir tahun ini.

Uji coba bertenaga pertama di New Mexico dari Spaceport America ditunda berulang kali sebelum peluncuran pada hari Sabtu.

Pada bulan Desember 2020, masalah komputer yang disebabkan oleh interferensi elektromagnetik membuat roket tidak dapat menembak dengan benar.

Alih-alih melayang ke luar angkasa, kapal dan kedua pilotnya terpaksa melakukan pendaratan segera.

Persiapan untuk upaya terbaru termasuk tinjauan pemeliharaan pesawat pengangkut khusus yang menerbangkan pesawat ruang angkasa enam penumpang ke ketinggian. Pesawat tersebut akan dilepaskan sehingga dapat menembakkan motor roketnya dan melakukan dorongan terakhir ke luar angkasa.

Penerbangan dirancang untuk mencapai ketinggian setidaknya 80 km sebelum motor roket dimatikan dan kru bersiap untuk memasuki kembali atmosfer dan meluncur ke pendaratan.

Sebagai bagian dari perjalanan pulang, sistem penghalusan pesawat akan memperlambat dan menstabilkan pesawat saat masuk kembali ke atmosfer.

 

Virgin Galactic adalah salah satu dari sedikit perusahaan yang ingin menarik pelanggan yang berminat pada ruang angkasa.

Tetapi para analis telah memperingatkan bahwa mungkin perlu beberapa saat sebelum perusahaan melihat keuntungan karena awal operasi komersial yang tepat masih belum jelas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini