KEK MNC Lido City: Tujuan Wisata Terintegrasi dan Spektakuler, Mahakarya Kebanggaan Indonesia

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 28 Mei 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 406 2416730 kek-mnc-lido-city-tujuan-wisata-terintegrasi-dan-spektakuler-mahakarya-kebanggaan-indonesia-kymMvjUadS.jpg Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City di Bogor (MNC Land)

ADA kabar gembira bagi 70 juta penduduk Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Di tengah-tengah mereka, telah hadir Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK MNC Lido City, tujuan wisata paling terintegrasi dan spektakuler yang menjadi mahakarya kebanggaan Indonesia.

Dengan panorama alam nan indah dan cuaca sejuk sepanjang tahun, KEK MNC Lido City hadir dengan perpaduan teknologi canggih, kualitas dan kemewahan, untuk memenuhi kebutuhan hiburan wisatawan lokal maupun asing.

Nantinya, mulai dari berbagai wahana theme park, resor dan hotel berbintang, hingga venue untuk konser musik dan berbagai pertunjukan, maupun fasilitas fantastik lainnya seperti taman edukasi, akan memberikan kepuasan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Baca juga:  Lido Lake Resort Suguhkan Barbecue Night di Tepi Danau yang Indah

KEK MNC Lido City juga akan hadir dengan branded premium outlet terbesar di Indonesia, dilengkapi berbagai gerai makanan dan minuman yang siap memanjakan para pecinta wisata belanja maupun wisata kuliner.

 ilustrasi

KEK MNC Lido City (MNC Land)

Kabar baiknya, untuk tahap awal PT MNC Land Tbk (MNC Land) sudah memulai pembangunan Lido Music & Arts Center, tempat festival musik dan seni outdoor berkelas dunia pertama di Indonesia, yang terinspirasi tempat konser Coachella Valley Music and Arts Festival di California, Amerika Serikat.

Di area seluas 5 ha itu, Lido Music & Arts Center memiliki 4 panggung yang siap menggelar pertunjukan berbeda secara bersamaan, dengan daya tampung maksimal 50 ribu orang, sehingga memungkinkan para pengunjung untuk menikmati sensasi kemeriahan konser layaknya di luar negeri.

Selain Lido Music & Arts Center, MNC Land juga sudah memulai pengerjaan Movieland, yang akan menjadi rumah bagi para pelaku industri kreatif, baik domestik maupun mancanegara. Sebagai the Most Integrated and One Stop Studios pertama di Indonesia, Movieland dilengkapi dengan berbagai fasilitas produksi dan pasca produksi dengan teknologi mutakhir.

Baca juga:  Ditargetkan Tampung Lebih Dari 5 juta Turis, KEK MNC Lido City Setara Walt Disney Paris, Disneyland HK

Sama halnya dengan studio-studio produksi legendaris di Amerika Serikat, selain sebagai pusat produksi film dan drama seri, Movieland juga akan menghadirkan pengalaman wisata baru yang sulit terlupakan.

 

“MNC Land berfokus pada world-class entertainment hospitality. Dengan mengusung integrated tourism destination yang terbesar di Asia Tenggara, KEK MNC Lido City akan mendukung program pemerintah untuk destinasi wisata baru dan industri kreatif, yang akan meningkatkan produk domestik bruto Indonesia,” kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.

Dalam waktu dekat, perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham KPIG itu, direncanakan akan memulai pembangunan Lido World Garden, yang terinspirasi Miracle Garden di Dubai, Uni Emirat Arab. Lido World Garden merupakan taman wisata edukasi dan rekreasi keluarga, yang menghadirkan keindahan taman-taman di dunia, dan akan mengundang decak kagum siapapun yang mengunjunginya.

Pemerintah diskon 100% PPh Badan di KEK hingga 20 tahun

Terkait KEK, Pemerintah memberikan fasilitas bagi usaha dan pelaku usaha berupa insentif perpajakan untuk investasi di area KEK, termasuk di KEK MNC Lido City.

Fasilitas fiskal ini, sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 237/PMK.010/2020, termasuk insentif pajak penghasilan (PPh) dan pembebasan pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah (PPN dan PPnBM).

Insentif ketiga, adalah pengecualian bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI), dan terakhir, adalah pengecualian cukai.

Dalam hal insentif PPh, badan usaha dan pelaku usaha KEK bisa mendapatkan pengurangan PPh Badan sebesar 100% dari jumlah pajak terutang selama sepuluh tahun, dengan ketentuan investasi sebesar Rp 100 miliar hingga Rp 500 miliar.

Jangka waktunya diperpanjang menjadi 15 tahun, untuk penanaman modal sebesar Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun. Bahkan, bisa mendapatkan pengurangan pajak Badan selama dua puluh tahun, apabila nilai investasinya lebih dari Rp 1 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini