Cabul saat Terbang, Pilot Ini Kena Denda Puluhan Juta Rupiah

Fatha Annisa, Jurnalis · Selasa 01 Juni 2021 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 406 2418221 cabul-saat-terbang-pilot-ini-kena-denda-puluhan-juta-rupiah-XTYboa4z7R.jpg Ilustrasi Pesawat Terbang (Foto: Phillyvoice)

PHILADELPHIA - Pensiunan pilot Southwest Airlines menjalani masa percobaan pada hari Jumat setelah ditetapkan bersalah karena menonton pornografi selama penerbangan dari Philadelphia ke Florida tahun lalu dan memperlihatkan alat kelaminnya kepada kru kabin wanita.

Michael Haak, 60 tahun, dijatuhi hukuman satu tahun masa percobaan tanpa pengawasan dan denda $5.000 (Rp71,3 juta) oleh Hakim Hakim AS J. Mark Coulson, Associated Press melaporkan.

Pada 10 Agustus 2020, dalam penerbangan dari Bandara Internasional Philadelphia ke Bandara Internasional Orlando, Michael turun dari kursi pilot dan "melepas pakaian" begitu pesawat mencapai ketinggian jelajah. Ia mulai menonton tontonan pornografi di komputer laptop di kokpit, kata jaksa penuntut.

Baca juga:

 Karena Kelelawar, Pesawat Terbang Ini Terpaksa Kembali ke Bandara

Seru, Pria Ini Jadi Satu-Satunya Penumpang Pesawat Terbang Komersil

Michael tidak mengenal kru kabin terkait sebelum penerbangan, menurut jaksa. Saat penerbangan berlanjut, Michael terlibat dalam perilaku tidak pantas lain sementara kru kabin melanjutkan tugasnya.

Selama persidangan ia mengungkapkan penyesalan dan meminta maaf atas tindakannya.

“Ini dimulai sebagai lelucon konsensual antara saya dan pilot lainnya. Saya tidak pernah membayangkan akan berubah menjadi seperti ini,” kata Michael Haak dalam sidang jarak jauh, sebagaimana dilansir Philly Voice.

Michael didakwa di Maryland karena itu adalah negara bagian yang diterbangi pesawat selama insiden berlangsung, BBC News melaporkan. Dia mengaku bersalah karena sengaja melakukan tindakan cabul dan tidak senonoh di ruang publik, pelanggaran ringan yang dapat dihukum maksimal 90 hari penjara.

Hakim menyatakan tindakan Michael memiliki efek traumatis pada kopilot dan dapat berdampak pada keselamatan penumpang dan rekan kerja lainnya.

Southwest mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa maskapai tidak mentolerir perilaku ini dan hanya mengetahui perilaku Michael setelah dia secara sukarela meninggalkan maskapai.

"Meskipun demikian, Southwest menyelidiki masalah ini dan sebagai akibatnya, berhenti membayar tunjangan Michael yang seharusnya berhak ia terima setelah keluar dari (maskapai)," kata Juru Bicara Chris Mainz.

 

Michael "tidak mengajukan alasan" dan bertanggung jawab atas tindakannya.

Mantan pilot tersebut merupakan penduduk Longwood, Florida, dan menjadi pilot Southwest selama 27 tahun. Penerbangan terakhirnya untuk Southwest Airlines adalah 31 Agustus 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini