Thailand Rayakan Kembalinya 2 Artefak Kuno yang Hilang Dicuri 60 Tahun Lalu

Fatha Annisa, Jurnalis · Rabu 02 Juni 2021 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 01 406 2418516 thailand-rayakan-kembalinya-2-artefak-kuno-yang-hilang-dicuri-60-tahun-lalu-0EQHyfJJM2.jpg Upacara penyambutan 2 artefak kuno yang hilang selama 60 tahun di Bangkok, Thailand (Reuters)

THAILAND menggelar upacara penyambutan sekaligus merayakan kembalinya dua artefak ukiran tangan kuno yang dicuri sekitar enam dekade lalu dan diselundupkan ke Amerika Serikat.

Dua pahatan batu bergaya Khmer seberat 680 kg telah dipamerkan di Asian Arts Museum di San Francisco, yang harus dihilangkan ketika penyelesaian dicapai pada Februari antara pemerintah AS dan otoritas San Francisco.

Baca juga: Traveler Bisa Sambangi Phuket Tanpa Karantina Mulai 1 Juli

Melansir laporan Reuters, Selasa (1/6/2021), Thailand telah memberitahu Amerika Serikat pada 2017 bahwa ambang pintu, yang berasal dari abad ke-10 dan ke-11, telah dicuri.

"Hari ini adalah hari di mana mereka akhirnya dikembalikan ke negara asal mereka dan ditampilkan di sini," kata Menteri Kebudayaan Thailand Itthiphol Kunplome pada upacara di Bangkok, Senin 31 Mei 2021.

Ambang batu pasir dulunya merupakan bagian dari struktur dua kuil keagamaan di timur laut Thailand. Pemerintah akan menilai apakah mereka bisa dikembalikan ke lokasi semula.

Baca juga: Ada Masjid Gresik di Thailand, 8 Kali Dibakar Tetap Berdiri Kokoh

"Ini adalah pertempuran hukum yang telah memberikan contoh yang sangat baik bagi museum yang masih memiliki artefak Thailand secara ilegal karena mereka tahu mereka akan kalah dalam kasus ini," kata Tanongsak Hanwong, yang menemukan artefak dan mendorong pengembaliannya.

"Banyak museum memilih untuk memulai proses pemulangan alih-alih masuk ke proses hukum."

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini