Cerita Pramugara Temukan Ayam Tanpa Kepala dan Abu Jenazah dalam Pesawat

Fatha Annisa, Jurnalis · Rabu 02 Juni 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 01 406 2418585 cerita-pramugara-temukan-ayam-tanpa-kepala-dan-abu-jenazah-dalam-pesawat-f3emmgdqhn.jpg Ilustrasi (Freepik)

SEORANG pramugara asal Inggris, Miguel Muñoz (29) menceritakan pengalamannya empat tahun bekerja sebagai awak kabin dan sudah terbang ke berbagai negara di dunia. Selama penerbangan, ia melihat berbagai perilaku penumpang pesawat.

Hal-hal teraneh yang pernah Miguel lihat adalah ada penumpang membawa ayam mati tanpa kepala dalam pesawat. Ada juga perempuan membawa abu dari jasad suaminya yang sudah dikremasi atau dibakar.

“Beberapa tahun lalu saya mengoperasikan penerbangan dari Sofia ke Dublin. Ada pria aneh yang saya perhatikan ketika naik pesawat. Meskipun Anda bertemu banyak orang aneh di pesawat, yang satu ini menarik perhatian saya karena dia bertingkah normal walaupun ada darah di seluruh pakaiannya,” tutur Miguel seperti dilansir dari Express, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Dituduh Sebarkan Virus Covid-19, Pramugara Dihukum Penjara 2 Tahun

“Ketika pria itu meletakkan kopernya di kompartemen atas kepala, dia mulai mengeluarkan darah dari lengannya,” lanjutnya.

Miguel mendekati penumpang itu dan berbicara dengannya secara hati-hati.

“Saya bertanya apakah dia baik-baik saja, tetapi dia tidak berbicara bahasa Inggris. Aku menunjuk lengannya dan menunjukkan darah di sana tapi dia berpura-pura semuanya baik-baik saja. Tapi kemudian saya menyadari darahnya semakin banyak. Saya takut, tetapi dia tidak ingin saya membantunya dan terus berpura-pura semuanya baik-baik saja,” jelas Miguel.

"Saya membawa kotak P3K dan beberapa tisu, tetapi dia bersikeras bahwa dia tidak membutuhkan apapun. Saya bingung,” katanya.

Miguel sempat berpikir penumpang tersebut melukai dirinya karena kompartemen di atas kepala. Anehnya, Miguel tidak melihat ada luka di lengannya. Ia lantas menemukan darah keluar dari dalam tasnya dan memenuhi kompartemen di atas kepala.

Baca juga: Pegang Payudara Pramugari, Eks Pramugara Didenda Rp173 Juta

“Awalnya kupikir dia melukai dirinya sendiri dengan kompartemen di atas kepala dan dia tidak mau memberitahuku. Tapi ketika dia mulai membersihkan darah di lengannya, aku tidak melihat ada luka. Saya pikir itu sangat aneh,” ungkapnya.

"Ketika saya melihat ke atas, saya melihat bahwa kompartemen di atas kepala penuh dengan darah dan keluar dari tasnya!"

Pada saat itu, Miguel memutuskan untuk meminta bantuan dan menelepon manajer kabinnya.

“Saya ketakutan. Manajer kabin saya mencurigainya dan meminta orang itu untuk melihat apa yang ada di dalam tas itu.

Pria itu menjadi sangat marah dan menolak untuk menunjukkan apa yang ada di dalam tasnya.

“Kami mengancam dia untuk mengusirnya dari penerbangan jika tidak menunjukkan kepada kami. Dia kemudian mengambil tas yang berlumuran darah dan membukanya, dan kami ngeri saat melihat ada seekor ayam mati di dalamnya,” ujarnya.

Miguel mengatakan, masih ada bulu di tubuh ayam namun tidak ada kepalanya. Hal itu menjelaskan kenapa banyak darah keluar dari tasnya.

Miguel kemudian bertanya kepada pria itu bagaimana dia bisa membawa bangkai hewan ke dalam pesawat. Dia menjelaskan bahwa ayam mati adalah suvenir terbaik untuk dibawa dari negaranya untuk keluarganya di Inggris.

"Saya masih tidak tahu bagaimana dia melewati keamanan dengan ayam mati di tasnya," jelas Miguel.

ilustrasi

Di lain waktu, Miguel sedang berjalan mengitari kabin ketika dia melihat seorang wanita yang memiliki kotak sangat besar diletakkan di kursi di sebelahnya. Miguel meminta penumpang itu agar meletakkan kotaknya di kompartemen di atas kepala

“Dia menjadi sangat kesal dan mulai berteriak kepada saya. Saya tidak mengerti mengapa dia menjadi seperti itu dan memintanya untuk tenang,” katanya.

Ketika sudah tenang, wanita itu menjelaskan kepada Miguel bahwa dia telah membayar untuk kursi tambahan agar suaminya berada di sebelahnya. “Tapi sekali lagi, saya memintanya untuk meletakkan kotak di bawah kursi agar suaminya bisa duduk ketika dia kembali.”

Dia kemudian menjadi lebih marah dan memberi tahu Miguel bahwa kotak yang dimaksud adalah suaminya. Ya, kotak itu berisi abu dari jasad suaminya yang sudah dikremasi. Dan ia hanya ingin duduk besebelahan dengan kotak berisi abu suami tercintanya.

“Saya diam-diam berbalik dan pergi,” kata Miguel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini