Yuk, Nikmati Indahnya Kebun Mawar Isparta Turki

Suci Wulandari Putri, Jurnalis · Rabu 02 Juni 2021 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 02 408 2418865 yuk-nikmati-indahnya-kebun-mawar-isparta-turki-d4kpiknQOS.jpg Taman Bunga di Isparta Turki (Foto: Dailysabah)

ISTANBUL - Berkunjung ke Turki, wisatawan umumnya lebih familiar dengan Kota Istanbul karena terkenal dengan bangunan bersejarah peninggalan Kerajaan Konstantinopel dan Kerajaan Utsmaniyah.

Selain Istanbul, Turki juga menyimpan tempat yang juga tak kalah indah, kota ini bernama Kota Isparta.

Bagi masyarakat Turki, Kota Isparta terkenal dengan julukan “Kota Mawar”. Julukan ini disematkan karena Kota Isparta terkenal memiliki kebun mawar yang sangat luas dan indah. Sehingga tak jarang banyak perusahaan dan pabrik di sana mengolah mawar menjadi alat kosmetik, makanan, minuman, dan berbagai macam barang dengan berbahan dasar mawar.

Jika anda penasaran dengan keindahan kebun mawar Isparta Turki, anda dapat berkunjung ke sana ketika musim panas, yaitu sekitar bulan Mei dan Juni. Karena saat musim panas, jutaan mawar yang ditanam akan bermekaran dan semerbak harumnya juga sangat kuat.

Baca juga:

 Bos Mafia Turki Tuding Erdogan Persenjatai dan Danai Jihadis di Suriah

Arkeolog Temukan Monumen Berusia 2.400 Tahun

Baru baru ini public figure Ashanty melalui unggahan postingan instagram pribadinya @ashanty_ash membagikan fotonya yang tengah berpose di tengah jutaaan mawar-mawar yang bermekaran indah di Isparta.

“Isparta. Dewi rose lagi turunin bunga dari langit. Kalau ke Turki kunjungi kebun bunga rose di Isparta” tulis Ashanty dalam caption unggahannya.

Melansir dari laman Dailysabah, taman mawar di Isparta juga dikenal sebagai taman mawar dunia. Produksi mawar di Isparta diluncurkan oleh Müftüzade Gülcü smail Efendi pada tahun 1870-an, ketika ia menyelundupkan bibit mawar dari lembah mawar Bulgaria.

Tempatnya berada sejauh 1.215 kilometer dari Isparta. Ia menyembunyikan bibit mawar di dalam tiang tebunya, ia menanam bibit mawar pertama di provinsi Turki yang pada akhirnya mengubah struktur sosial dan ekonomi kota.

Mawar-mawar yang indah ini ditanam di lahan seluas 25.000 hektar oleh lebih dari 12.000 petani. Memasuki bulan Mei dan Juni ini lah panen mawar dimulai. Biasanya petani di sana mulai panen mawar saat dini hari, seperti yang telah terjadi selama lebih dari seabad.

Hal ini dilakukan karena kualitas kelopak mawar, minyak mawar, serta warna kelopak sangat dipengaruhi oleh matahari. Oleh karena itu petani mulai memanen mawar tepat sebelum matahari terbit dan menyelesaikan pekerjaan hari itu pada siang hari.

 

Untuk satu kilogram minyak mawar yang diekstraksi dari empat kilogram mawar dan satu kilogram minyak ini dijual seharga 12.000 euro, atau setara dengan Rp 209 jutaan. Minyak mawar ini dijual ke seluruh dunia, dengan Prancis menjadi pembeli terbesar, sebagai ibu kota wewangian dunia.

Jika anda memiliki rencana datang ke Isparta dalam waktu dekat, jangan lupa mengunjungi taman bunga mawarnya, karena sekarang para petani mawar di sana sedang sibuk memanen bunga mawar yang bermekaran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini