Share

Sopir Pakai Google Map, Bus Wisata dari Bandung Tersangkut di Kelok 44 Sumbar

Antara, Jurnalis · Jum'at 04 Juni 2021 17:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 406 2420287 sopir-pakai-google-map-bus-wisata-dari-bandung-tersangkut-di-kelok-44-sumbar-BiHosoiWbL.jpg Bus pariwisata tersangkut di Kelok 14, Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Antara)

BUS WISATA dari Kota Bandung, Jawa Barat tersangkut di Kelok 44 tempatnya di Kelok 14 Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (4/6/2021) pagi.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Kecamatan Tanjungraya, Iptu Akhiruddin mengatakan mobil bus dengan nomor polisi D 7644 AS yang disopiri Aep (54) itu tersangkut di Kelok 14 akibat tikungan cukup tajam, mobil panjang dan rendah sehingga tersangkut.

Baca juga: Sekali Naik Bus Ini, Kamu Keliling 18 Negara Sekaligus!

"Bus itu diderek dengan mobil truk dan mobil diparkirkan ke lokasi lebih aman sembari mencari cara bagaimana bisa melewati daerah itu," katanya.

Bus itu melewati ruas jalan Kelok 44 dari arah Bukuttinggi untuk menjemput penumpang tujuan Jakarta dengan jumlah 30 orang di Lubukbasung.

Untuk menuju Lubukbasung, tambahnya sopir menggunakan aplikasi Google Map, sehingga aplikasi itu mengarahkan sopir melewati Kelok 44.

 

Sesampai di Kelok 16 pada Rabu 2 Juni 2021 dini hari, mobil itu tersangkut dan setelah lepas sopir memakirkan mobil di lokasi aman.

Baca juga:  Taman Jam Gadang Kembali Dibuka, Pengunjung Dibatasi 50%

Pada pagi tadi, sopir bus meminta bantu ke Polsek Tanjungraya untuk sampai ke Maninjau. Saat itu, aggota mengosongkan kendaraan dari Maninjau dan Matur

Namun sesampai di Kelok 14, mobil itu tersangkut sehingga mobil itu diderek dengan mobil truk.

"Saat ini lalu lintas kembali normal setelah mobil diparkirkan ke daerah aman. Ini berkat kerjasama antara personel Polsek Tanjungraya, Sat Lantas dan masyarakat," katanya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Agam, Apriwandi menambahkan jalan provinsi itu hanya berkapasitas delapan ton dan panjang sembilan meter.

Namun bus pariwisata yang tersangkut itu dengan panjang sekitar 12 meter.

 ilustrasi

Pihaknya telah memasang rambu-rambu lalu lintas di jalan masuk ke Kelok 44 tempatnya di Simpang Gudang dan Simpang Padang Luar.

"Di Simpang Padang Luar, rambu-rambu itu telah hilang dan kita akan memasang kembali," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini