Wakil Bupati Sangihe Meninggal di Pesawat, Ini Penjelasan Lion Air

Salman Mardira, Jurnalis · Kamis 10 Juni 2021 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 406 2423018 wakil-bupati-sangihe-meninggal-di-pesawat-ini-penjelasan-lion-air-tc0K0tAFiQ.jpg Lion Air (Okezone.com)

WAKIL Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Helmud Hontong meninggal dunia di pesawat Lion Air nomor penerbangan JT740 dalam penerbangan Denpasar-Makassar, Rabu 9 Juni 2021. Helmud diketahui duduk di seat 25 E, ditemani ajudannya Harmen Kontu di seat 25F.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, penumpang tersebut sudah menjalani pemeriksaan sebelum keberangkatan dan dinyatakan negatif COVID-19 sebelum keberangkatan.

Baca juga: Penerbangan Jakarta-Wuhan Kembali Dibuka, Berikut Jadwalnya

Helmud mengantongi tiket Lion Air Denpasar-Makassar-Manado. Jadwal keberangkatan dari Bandara Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu pukul 15.08 Wita dan dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan pukul 16.08 Wita.

“Pada pukul 15.40 Wita, terdapat satu penumpang dimaksud (Helmud Hontong) yang membutuhkan pertolongan medis lebih lanjut,” kata Danang dalam keterangan tertulis diterima Okezone, Kamis (10/6/2021).

 

Pimpinan awak kabin (SFA) bersama kru lainnya menghampiri langsung Helmud guna mengetahui kondisinya. Setelah mendapatkan informasi detail dan pengamatan, SFA mengumumkan apakah dalam penerbangan ada penumpang yang berprofesi dokter atau tenaga medis.

“Di penerbangan JT-740 terdapat tenaga medis (kesehatan), yang dibuktikan dengan tanda identitas secara resmi,” ujar Danang.

Baca juga:  Penjelasan Lion Air Terkait Pesawatnya Gagal Mendarat di Bandara Supadio

Awak kabin kemudian segera memberikan tabung oksigen portabel (POB) dan melonggarkan pakaian penumpang tersebut, menyandarkan kursi serta memasangkan masker oksigen.

Karena sudah dekat dengan tujuan, pilot kemudian segera mendaratkan pesawat ke Bandara Hasanuddin dan menginformasikan ada satu penumpang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Pesawat mendarat di Bandara Hasanuddin pukul 16.17 Wita. Helmud kemudian diturunkan bersama tim medis dan diperiksa.

“Lion Air mendapatkan informasi dari pihak tim medis, bahwa penumpang inisial HH meninggal dunia. Atas nama manajemen dan seluruh karyawan Lion Air mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya penumpang HH,” kata Danang.

Petugas Lion Air di Ambon bersama pendamping kemudian membantu proses pengurusan jenazah Helmud di rumah sakit.

Danang mengimbau kepada setiap penumpang pesawat untuk selalu memberikan informasi secara rinci kondisi kesehatannya di counter check-in, seperti sedang hamil, sakit berat menular atau tidak menular, atau memiliki kondisi khusus yang dapat membahayakan diri sendiri dan mengganggu kenyamanan penumpang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini