Spanyol Buka Negara untuk Pelancong Amerika Sudah Vaksin Covid-19

Indah Salsabillah, Jurnalis · Jum'at 11 Juni 2021 02:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 406 2423165 spanyol-buka-negara-untuk-pelancong-amerika-sudah-vaksin-covid-19-DHpxN3VaMl.jpg Spanyol (Foto: Foxnews)

MADRID - Berita mengenai pembukaan kembali negara Mediterania datang langsung dari Kedutaan Besar Spanyol, yang men-tweet persyaratan untuk masuk pada hari Sabtu.

Sejak 7 Juni, pelancong dari AS, Uni Eropa, dan negara - negara non - UE telah diizinkan memasuki Spanyol selama mereka telah divaksinasi untuk Covid - 19 dan telah memenuhi persyaratan lain.

Melansir dari laman Fox News, Kamis (10/6/2021). Agar memenuhi syarat untuk masuk, pelancong yang divaksinasi harus memastikan bahwa mereka telah menerima vaksin yang disetujui oleh Badan Obat Eropa atau Organisasi Kesehatan Dunia sebelum menjadwalkan perjalanan.

Baca Juga:

 Meninggal 4 Bulan, Wanita di Spanyol Ditemukan Jadi Makanan Kucing

Mengaku Diperkosa Berulang Kali, Pelayan Wanita Potong Alat Kelamin Bosnya

Badan Obat Eropa saat ini memiliki empat vaksin yang berwenang untuk membangun kekebalan terhadap virus corona baru, termasuk Comirnaty, Janssen, Moderna dan Vaxzevria.

Wisawatan yang ingin mengunjungi Spanyol perlu memberikan dokumentasi yang memverifikasi vaksinasi dan status kesehatan mereka, menurut Kedutaan Besar Spanyol AS.

Dokumen - dokumen ini mungkin termasuk sertifikat vaksinasi, antigen negatif, dan tes virus corona PCR yang diambil 48 jam sebelum kedatangan atau sertifikat yang menyatakan pengunjung telah pulih dari Covid - 19.

Selain itu, Kedutaan menyampaikan bahwa para pelancong dapat memperbarui status kesehatan mereka melalui aplikasi Spain Travel Health, portal online yang sesuai dengan pemerintah di mana wisatawan dapat mengunggah dokumen terkait pandemi mereka dan melacak perjalanan.

 

Di Spanyol, lebih dari 3,7 juta kasus virus corona telah dilaporkan sejak awal pandemi, menurut data dari Dasbor virus corona Johns Hopkins.

AS, di sisi lain telah memiliki lebih dari 33,3 juta orang yang dinyatakan positif virus corona selama pandemi. Namun, lebih dari 140 juta orang Amerika telah sepenuhnya divaksinasi untuk virus pernapasan yang berpotensi mematikan, menurut data CDC.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini