Kepincut Kopi Aceh, Bamsoet Jadi Barista Dadakan di Warkop Legendaris Ulee Kareng

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 11 Juni 2021 09:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 301 2423462 kepincut-kopi-aceh-bamsoet-jadi-barista-dadakan-di-warkop-legendaris-ulee-kareng-UZOGWqaEci.jpg Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyaring kopi di Kedai Solong, Ulee Kareng, Banda Aceh (Istimewa)

ACEH terkenal dengan kopinya yang masyhur hingga ke luar negeri. Provinsi berjuluk Serambi Makkah punya banyak sekali warung kopi (warkop). Minum kopi juga membudaya di kalangan masyarakatnya. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dalam lawatan ke Aceh ikut mencicipi kopi khas Tanah Rencong.

Pria yang akrab disapa Bamsoet bahkan mencoba menjadi barista tradisional dengan mengolah dan menyuguhkan kopi saring khas Aceh di Kedai Kopi Solong, di kawasan pasar tradisional simpang tujuh Ulee Kareng, Banda Aceh.

Baca juga: Impian Banda Aceh Punya Pusat Wisata Kuliner

Dirintis oleh Muhammad Saman alias Abu Solong sejak 1974, Kedai Kopi Solong Ulee Kareng yang legendaris sudah menjadi 'rumah kedua' bagi masyarakat sebagian Banda Aceh dan Aceh Besar.

Begitupun bagi para turis maupun tamu, tidak lengkap rasanya datang ke Banda Aceh jika tidak menyempatkan diri mampir ke Kedai Kopi Solong Ulee Kareng.

"Menyajikan kopi secara tradisional dengan teknik saring kain, memberikan sensasi yang unik. Setelah bubuk kopi diseduh dengan air mendidih, saringan kopi yang berada di dalam wadah diangkat tinggi-tinggi,” kata Bamsoet usai menjadi barista tradisional di Kedai Kopi Solong Ulee Kareng, Kamis 10 Juni 2021.

Ilustrasi

“Tangan kiri memegang wadah, sementara tangan kanan memainkan saringan dengan cara naik dan turun secara cekatan. Sari kopi pun mengucur dari ujung saringan. Menghasilkan aroma kopi yang menyerbak harum memenuhi seisi ruangan," lanjutnya.

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Banda Aceh Paling Tersohor, Yuk Intip!

Turut hadir Rektor Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Prof Samsul Rizal, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Raden Purwadi, Kapok Sahli Pangdam Iskandar Muda Brigjen TNI Bambang Indrayanto, dan Kepala BNN Aceh Brigjen Pol Heru Pranoto.

Dari Jakarta mendampingi Bamsoet adalah anggota DPR RI Fraksi PKS M Nasir Djamil, pengurus pusat Ikatan Motor Indonesia Syamsul Bahri, Elvis Junaedi, Rio Castello, Erwin MP, Amriyati dan Andi Sinulingga.

Bamsoet yang juga Ketua DPR RI ke-20 mengungkapkan, cita rasa kopi Solong Ulee Kareng sangat khas. Warna kopi terlihat pekat, tetapi tidak pahit gosong. Bubuk kopinya pun murni, tidak bercampur tepung jagung atau beras. Sehingga menjadikannya sebagai salah satu kopi robusta terbaik di Aceh, bahkan di Indonesia.

"Menyesuaikan dengan perkembangan selera konsumen, selain menyediakan kopi robusta, di Kedai Kopi Solong Ulee Kareng juga menyediakan kopi jenis arabika Gayo yang tidak kalah nikmatnya. Kedua jenis kopi tersebut bisa saling bersanding dalam satu meja, menjadi pemandang memikat yang senantiasa menghiasai kehidupan masyarakat Aceh," ungkap Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menerangkan, tidak hanya di Kedai Kopi Solong Ulee Kareng, cara menyeduh kopi secara tradisional juga masih bertahan di berbagai kedai kopi di Aceh.

Tidak tergantikan walaupun sudah banyak mesin canggih diciptakan. Justru dengan cara tradisional itulah, ada rasa khas yang dihasilkan dari setiap seruputan kopi.

"Rasa humanisme dan rasa persaudaraan, yang tidak bisa digantikan oleh mesin. Rasa tersebut lahir dari hati si barista. Rasa tersebutlah yang menjadi kekuatan bagi berbagai kedai kopi di Aceh. Tidak heran jika ratusan cangkir kopi bisa terjual setiap harinya," pungkas Bamsoet.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini