Ada Corona Delta, Liburan ke Eropa dan Amerika Tak Bisa Dilakukan hingga Agustus

Fatha Annisa, Jurnalis · Sabtu 12 Juni 2021 04:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 406 2423821 ada-corona-delta-liburan-ke-eropa-dan-amerika-tak-bisa-dilakukan-hingga-agustus-SH3fssvFDA.jpg Kota London, Inggris (visitlondon.com)

LIBURAN ke Eropa atau Amerika Serikat kemungkinan tidak bisa dilakukan hingga Agustus 2021, karena ancaman virus corona delta. Meskipun banyak negara memenuhi kriteria dibuat pemerintah Inggris, namun ancaman varian corona baru itu bisa menghentikan beberapa negara ditambahkan ke daftar hijau.

"Pemahaman saya yang jelas adalah menteri pemerintah Inggris tidak berniat untuk membuka perjalanan ke daratan Eropa atau Amerika Serikat sebelum akhir Juli,” kata Pakar perjalanan dari PC Agency, Paul Charles seperti dilansir dari The Sun, Jumat (11/6/2021).

Ini berarti orang-orang mungkin kehilangan beberapa minggu pertama periode liburan musim panas dan menghadapi ketidakpastian lebih lanjut untuk sisa liburan di Agustus.

Baca juga: Eropa Siap Menerima Turis dari Berbagai Negara, Seperti Apa Aturannya?

Charles menambahkan bahwa tujuan seperti Portugal, Malta, Grenada dan Maroko harus ditambahkan ke daftar hijau, menurut data yang digunakan oleh pemerintah Inggris untuk menentukan negara mana yang aman.

Sebaliknya, kemungkinan perjalanan hanya akan dibuka kembali ketika peluncuran vaksin mencapai usia 18 tahun dan ketika varian Delta (sebelumnya dikenal sebagai varian India) telah diberantas.

“Setelah Inggris membuka hampir sepenuhnya, maka perjalanan ke luar negeri akan kembali menjadi agenda untuk akhir Juli,” ujar Paul.

Orang Inggris telah menghadapi kekacauan perjalanan setelah Portugal, salah satu dari sedikit negara dalam daftar hijau Inggris, dihapus dalam waktu singkat.

Wisatawan yang panik terpaksa mempersingkat perjalanan mereka untuk bergegas kembali ke Inggris demi menghindari pembatasan karantina, mendorong kenaikan harga penerbangan mencapai £ 800 (Rp16 juta).

Baca juga: 7 Destinasi Paling Memacu Adrenalin via Ferrata dengan Pemandangan Spektakuler

Hanya ada 11 negara, termasuk Gibraltar dan Islandia, dalam daftar hijau saat ini, meskipun mayoritas dari mereka memerlukan karantina wajib pada saat kedatangan atau perbatasan mereka ditutup untuk orang Inggris.

Negara Eropa sisanya tetap dalam daftar kuning yang membutuhkan karantina 10 hari di Inggris serta dua tes Covid tambahan.

Pemerintah Inggris telah memperingatkan warga Inggris untuk menghindari liburan asing musim panas ini dan bahwa perjalanan ke negara-negara dengan daftar kuning tidak disarankan.

Sekretaris Lingkungan George Eustice mengatakan orang Inggris harus tinggal di rumah musim panas ini karena penyebaran varian India telah merusak rencana untuk membuka kembali perjalanan.

Dia mengatakan awal pekan ini, "kami berharap situasinya akan membaik di bagian lain dunia, jadi kami dapat secara progresif menambahkan negara lain ke daftar hijau. Sayangnya bukan itu situasinya, kami memiliki varian baru yang menjadi perhatian, yang pertama kali diidentifikasi di India dan sekarang muncul di negara lain."

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock juga mengatakan bahwa memulihkan perjalanan internasional adalah tujuan penting. Tetapi merupakan salah satu hal yang akan menantang dan sulit. Departemen Transportasi (DoT) meninjau daftar perjalanan setiap tiga minggu, dengan pembaruan berikutnya pada akhir Juni.

Meskipun demikian, lebih dari 16 juta orang Inggris akan menentang saran pemerintah dan pergi berlibur ke luar negeri musim panas ini. Satu dari lima warga Inggris sedang mempertimbangkan pergi menuju ke negara daftar kuning. Sementara setengah dari mereka berencana terbang ke Costas Spanyol.

Ilustrasi

Spanyol sudah menyambut orang Inggris tanpa pembatasan, sementara orang Inggris yang divaksinasi penuh sekarang dapat mengunjungi Prancis hanya dengan tes antigen. Yunani, Siprus dan Portugal juga tetap terbuka untuk orang Inggris dengan tes PCR negatif.

Koridor perjalanan Inggris-AS juga diharapkan akan segera dibuka, dengan diskusi antara Boris Johnson dan Joe Biden di KTT G7 minggu ini, meskipun para pejabat mengatakan ini tidak mungkin.

Banyak orang Inggris yang memilih liburan di Inggris tahun ini karena ketidakpastian perjalanan ke luar negeri. Namun, beberapa keluarga harus membayar tiga kali lipat harga liburan di Spanyol hanya dengan seminggu di Cornwall.

Untungnya, masih ada penawaran dari Inggris yang bagus mulai dari £29 (Rp583.000)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini