Pramugari Dilecehkan Penumpang, Pramugara Memaki-maki Pelaku

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Senin 14 Juni 2021 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 406 2424736 pramugari-dilecehkan-penumpang-pramugara-memaki-maki-pelaku-HHxVE6GDCD.jpg Ilustrasi (Freepik)

SEORANG pramugari maskapai American Airlines memarahi penumpang yang secara verbal melecehkan mereka dalam penerbangan dari Los Angeles ke Charlotte, Amerika Serikat yang dialihkan pendaratan ke Raleigh akibat cuaca buruk.

Video yang diunggah di media sosial Tiktok tersebut menunjukkan seorang pengguna Tiktok yang berprofesi sebagai musisi, marah dengan perilaku sesama penumpang. Ia memposting video dengan harapan orang lain juga akan marah.

Baca juga: Penerbangannya Tertunda, Wanita Ini Menyerang Petugas Bandara

Dilansir dari laporan Stuff, Senin (14/6/2021), , menurut video tersebut, ada seorang penumpang pria berusia 22 tahun menyebut pramugari wanita "gorila gemuk" dan melontarkan kata-kata kasar padanya.

"Sama sekali tidak ada alasan untuk itu," kata Brent Underwood, pemilik akun tersebut dari band 87&Pine kepada The Charlotte Observer.

"Tidak masalah seperti apa penampilanmu. Semua orang berhak dihormati. Dan semua orang berhak dihukum sama karena bersikap kasar seperti itu. Mengapa kamu menyebut seseorang sebagai gorila gemuk?"

Pesawat itu berdiam di bandara Raleigh-Durham selama tiga jam.

Penerbangan pesawat sebelumnya mengitari Bandara Charlotte selama setengah jam sebelum dialihkan ke Raleigh karena bahan bakar pesawat hampir habis, kata Underwood. Insiden ini pertama kali dilaporkan oleh situs pengecekan fakta Snopes.com.

Setelah pramugari wanita memberi tahu penumpang pria berusia 22 tahun itu untuk mengenakan masker, seperti yang diwajibkan di pesawat oleh mandat federal Covid, penumpang itu malah melontarkan hinaan kepadanya.

Baca juga: Gegara Sampah, Pramugari Diserang Penumpang hingga Terluka dalam Penerbangan

Video tersebut telah ditonton lebih dari 1 juta kali.

American Airlines mengkonfirmasi bahwa kepatuhan terhadap masker memicu insiden tersebut.

Saat duduk di Raleigh, pesawat hanya memiliki air dan kue yang tersisa, kata Underwood.

Setelah penumpang selesai berbicara, laki-laki berusia 22 tahun itu tampaknya menyadari bahwa ia telah bertindak terlalu jauh dan terdengar mengatakan kepada pramugari: "Saya bilang kami minta maaf."

Pramugara kemudian mengambil mikrofon dan berbicara di pesawat. Penerbangan itu memiliki dua pramugara dan tiga pramugari, kata Underwood, tetapi hanya satu laki-laki dan satu pramugari perempuan yang terlibat dalam konfrontasi, sedangkan pilot tidak terlibat.

"Sama seperti Anda, kami juga belum makan," kata pramugara kepada penumpang melalui sistem pengeras suara pesawat, menurut video tersebut.

"Kami telah melayani Anda sepanjang penerbangan. Kami melakukannya karena kami menyukai pekerjaan ini. Tetapi fakta bahwa kami dihina dan dianiaya oleh penumpang atas hal-hal yang tidak dapat kami kendalikan adalah hal yang menjijikkan," katanya.

"Kami hanya mencoba pergi ke Charlotte," kata petugas itu. "Tapi malu pada penumpang yang membuat penerbangan ini menjadi neraka bagi pramugari."

Penumpang memuji pramugara tersebut.

Ketika pramugara mengumumkan bahwa penerbangan akan kembali ke Raleigh jika perilaku penumpang tidak membaik, seorang penumpang wanita dengan sinis mengeluh bahwa pramugara mengancam akan melakukan itu karena mereka belum makan, menurut video Underwood.

"Beri mereka Snickers!" teriak penumpang lain.

Dalam sebuah pernyataan kepada Observer, American Airlines mengatakan: "Kami menganggap serius kesehatan dan keselamatan pelanggan kami, dan anggota kru kami bekerja keras untuk menegakkan aturan masker yang tetap berlaku di pesawat dan di bandara.

"Kami menghargai kepercayaan yang diberikan pelanggan kami kepada tim kami untuk merawat mereka sepanjang perjalanan mereka, dan kami berharap mereka yang memilih terbang bersama kami untuk memperlakukan satu sama lain - dan anggota tim kami - dengan hormat."

Seorang juru bicara Otoritas Bandara Raleigh Durham mengatakan tidak ada penumpang yang diturunkan dari pesawat dan ditangkap karena insiden tersebut.

Penerbangan tiba lebih dari 12 jam setelah meninggalkan LA dan lebih dari enam jam di udara, menurut FlightAware.com, yang melacak penerbangan di bandara negara itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini