Ditelan Paus Bungkuk, Penyelam Ini Berhasil Selamat

Fatha Annisa, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 02:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 406 2424925 ditelan-paus-bungkuk-penyelam-ini-berhasil-selamat-GVnNwSkCkN.jpg Pria Selamat dari Paus (Foto: NBC)

MASSACHUSETTS - Seorang penyelam lobster komersial mengatakan dia ditelan oleh seekor paus di lepas pantai Massachusetts pada hari Jumat. Beruntung pria itu berhasil berhasil keluar hidup-hidup dengan luka ringan setelah berada dalam kondisi antara hidup dan mati.

Michael Packard, 56, dari Wellfleet, diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah beberapa jam mendapatkan perawatan untuk luka yang didapat akibat pertemuannya dengan paus bungkuk. Dia mengatakan kepada WBZ-TV bahwa dia berada di kedalaman 45 kaki di perairan Provincetown ketika diserang oleh paus tersebut.

Awalnya dia mengira paus itu adalah hiu, tetapi menyadari jika dia salah ketika dia tidak merasakan gigi tajam atau rasa sakit.

Baca Juga:

Remaja 18 Tahun Kritis Usai Paus Lompat ke Atas Kapal Penangkap Ikan

Kaya Mendadak, Nelayan Ini Temukan Ambergris Rp22 Miliar di Bangkai Ikan Paus

 

"Tiba-tiba, saya merasakan dorongan besar dan hal selanjutnya yang saya lihat benar-benar hitam," kenang Packard pada Jumat sore, menurut Cape Cod Times. "Saya bisa merasakan saya bergerak, dan saya bisa merasakan paus itu meremas saya dengan otot-otot di mulutnya."

"Saya benar-benar di dalam (paus). Di sana benar-benar gelap," tambahnya. "Saya berpikir, 'tidak mungkin saya keluar dari sini. Saya sudah selesai, saya sudah mati. Yang bisa saya pikirkan hanyalah anak laki-laki saya, mereka berusia 12 dan 15 tahun."

Packard mengatakan dia pikir dia berada di mulut paus selama sekitar 30 detik. Dia bisa bernapas karena dia masih memiliki alat bantu pernapasan.

Dalam upaya untuk menyelamatkan diri, Packard mengatakan dia mulai menggoyangkan kepala paus sampai hewan itu mengeluarkannya. Dalam sebuah posting Facebook, dia mengatakan paus tersebut "memuntahkan saya". Packard lolos dengan memar dan tidak ada tulang yang patah.

Teman Packard, Josiah Mayo, menariknya keluar dari air dan kembali ke pantai. Belum ada tanggapan resmi dari Packard mengenai insiden ini.

 

Para ahli mengatakan kepada surat kabar terkait bahwa paus bungkuk bukanlah hewan yang agresif, terutama terhadap manusia.

"Berdasarkan apa yang dijelaskan, ini pasti kesalahan dan kecelakaan dari pihak si paus bungkuk," kata Jooke Robbins, direktur Studi Paus Bungkuk di Pusat Studi Pesisir di Provincetown, seperti dilansir dari Fox News.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini