Kasus COVID-19 Naik, Sandiaga Uno Gencarkan Vaksinasi di Destinasi Wisata

Siska Permata Sari, Jurnalis · Senin 14 Juni 2021 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 406 2424965 kasus-covid-19-naik-sandiaga-uno-gencarkan-vaksinasi-di-destinasi-wisata-mIXexsEIMa.jpg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (MNC Portal/Siska)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia. Ia meminta agar vaksinasi di daerah-daerah tujuan pariwisata digencarkan lagi.

Berdasarkan data pada 13 Juni 2021, angka kasus aktif positif COVID-19 di Indonesia mencapai 9.868 orang. Padahal angka sehari sebelumnya 7.465 kasus.

Baca juga:  Indonesia Segera Luncurkan Paket Wisata Vaksin COVID-19, Begini Skemanya

Sandiaga mengatakan bahwa pentingnya menekan agar kasus COVID-19 tidak tinggi terutama di Bali, sehingga pembukaan pariwisata bisa dilakukan sesuai target.

“Agar persiapan pariwisata pembukaan Bali bisa kita lakukan dengan penuh percaya diri penuh keyakinan, harapannya angka positif COVID-19 bisa lebih ditekan. Seperti kita ketahui, beberapa hari terakhir ada peningkatan (kasus COVID-19) yang cukup signifikan. Oleh karena itu, ini menjadi catatan,” kata Sandiaga Uno di acara Weekly Press Briefing 2021 di Jakarta, Senin (14/6/2021).

 

Berkaitan dengan kenaikan kasus COVID-19, Sandiaga mengatakan, pihaknya terus menggencarkan vaksinasi di destinasi wisata dan kepada para pelaku pariwisata serta ekonomi kreatif.

“Kebijakan kami berkaitan dengan peningkatan kasus COVID-19 adalah terus menggencarkan vaksinasi di destinasi wisata maupun untuk masyarakat parekraf secara keseluruhan,” ujarnya.

 Baca juga: Disuntik Vaksin AstraZeneca, Sandiaga: Alhamdulillah Tak Ada Keluhan

Vaksinasi tersebut diharapkan dapat mewujudkan target herd immunity di bulan Juli dan Agustus mendatang. Dengan demikian, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat kembali pulih.

“Peningkatan kasus COVID yg ditangani wisma atlet, ternyata 83 persen adalah yang belum divaksin. Berkenaan dengan data itu, kami akan mendorong, memasifkan dan menggencarkan vaksinasi karena kita harapkan bahwa bulan Juli-Agustus ini target dari pencapaian herd immunity bisa kita mulai, kita canangkan, dan target area seperti Bali, Yogyakarta, Batam, Bintan, dan Jakarta bisa kita utamakan,” jelasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini