Sandiaga Beberkan Cara Penanganan COVID-19 di Sektor Pariwisata dan Ekraf

Siska Permata Sari, Jurnalis · Senin 14 Juni 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 406 2425002 sandiaga-beberkan-cara-penanganan-covid-19-di-sektor-pariwisata-dan-ekraf-3BDB9eRFEZ.jpg Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (Kemenparekraf)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkap cara penanganan COVID-19 di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Tak hanya menggencarkan vaksinasi, tapi juga memperkuat upaya pencegahan.

Upaya-upaya pencegahan yang diperkuat yakni 3M (memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun) serta 3T, yaitu pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment).

Baca juga: Destinasi Sanur, Ubud dan Nusa Dua Bali Segera Dibuka untuk Wisatawan Mancanegara

“Terkhusus untuk penanganan COVID di sektor Parekraf, kami ingin terus mengingatkan melakukan 3M dan 3T, serta menggencarkan vaksinasi,” kata Sandiaga Uno di acara Weekly Press Briefing 2021 di Jakarta, Senin (14/6/2021).

Tak hanya memperkuat 3M dan 3T, Sandiaga juga menerapkan konsep sandbox, di mana pembukaan destinasi wisata dan central ekonomi kreatif mengacu kepada data-data yang disampaikan oleh otoritas terkait.

 

“Seandainya data-data ini menunjuk potensi peningkatan (kasus positif), bahwa kami mengambil langkah tegas untuk merekomendasi penutupan sentra ekonomi dan destinasi wisata,” ujarnya.

Selain itu, penguatan 3M dan 3T juga diperkuat dengan vaksinasi yang tak kalah penting untuk mewujudukan target herd immunity.

Baca juga: Indonesia Segera Luncurkan Paket Wisata Vaksin COVID-19, Begini Skemanya

“Kami akan mendorong, memasifkan dan menggencarkan vaksinasi karena kita harapkan bahwa bulan Juli-Agustus ini target dari pencapaian herd immunity bisa kita mulai, kita canangkan, dan target area seperti Bali, Yogyakarta, Batam, Bintan, dan Jakarta bisa kita utamakan,” kata Sandiaga.

Tak sampai di situ, Sandiaga juga mendorong agar pelaku-pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat meningkatkan skill atau kemampuan sumber daya manusia (SDM) demi kebangkitan pariwisata serta ekonomi kreatif di tengah situasi COVID-19.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini