5 Rekomendasi Desa untuk Mengasingkan Diri

Suci Wulandari Putri, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 408 2425091 5-rekomendasi-desa-untuk-mengasingkan-diri-AssmnvSKcP.jpg Desa Rochefort (Foto: Brittany Tourism)

JAKARTA - Ada kalanya seseorang ingin berhenti sejenak dari aktivitas yang terasa memuakkan dan kabur dari kesibukan sehari-hari dengan cara memilih mengasingkan diri di suatu tempat tanpa adanya gangguan. Tempat yang dituju biasanya ke daerah pedesaan, gunung, dan tempat-tempat yang dapat menenangkan pikiran dan memanjakan mata.

Ini tidak hanya berlaku di Indonesia, namun juga di luar negeri. Salah satunya yaitu pedesaan yang ada di Prancis

Melansir dari laman Euro News, pedesaan Prancis disebut juga sebagai rumah bagi berbagai kota yang indah dan tenang, dengan pesona yang dapat mempersilahkan anda untuk bersantai, menyerap suasana, dan menikmati hari-hari tanpa gangguan.

Di sana tersimpan suasana petualangan artistik dan adegan dongeng, hingga benteng di puncak bukit yang dibentengi. Bagi anda yang ingin berkunjung untuk mengasingkan diri di sana, berikut lima rekomendasi desa tersembunyi paling menakjubkan di Prancis:

1. Desa Riquewihr, Alsace, Si Dunia Dongeng

 

Mengasingkan diri bukan berarti harus jauh dari hal-hal yang menyenangkan. Bagi anda yang menyukai dunia dongeng, Desa Riquewihr sangat cocok untuk dikunjungi. Kabarnya, desa ini merupakan bentuk desa yang menginspirasi latar film dongen Disney’s Beauty and the Beast.

Jalur berliku dan halaman terpencil, rumah-rumah bergaya abad 16 dengan cat warna warni berjajar penuh dengan karakter berkat arsitektur tradisional dan balkon yang dihiasi bunga. Semuanya semakin mendukung keberadaaan anda seperti di negeri dongeng.

Tidak hanya itu Desa Riquewihr juga dikenal dengan anggurnya yang luar biasa. Jadi, jika anda berkunjung ke sana, jangan lupa mampir ke salah satu dari banyak ruang mencicipi anggur selama kunjungan anda.

2. Desa Grasse, French Riviera, Si Negeri Ajaib yang Harum

 

Sebagai pusat wewangian dunia, Prancis tentu bukan tempat yang asing bagi para wisatawan. Salah satunya untuk desa yang menjadi pusat industri wewangian tersebut.

Terselip di perbukitan utara Cannes, daerah ini sebenarnya adalah pusat industri parfum Prancis, yang memproduksi lebih dari dua pertiga aroma alami negara yang digunakan dalam parfum dan penyedap makanan

Terdapat sekitar 30 pabrik parfum di Desa Grasse, tiga di antaranya menawarkan tour berpemandu dan lokakarya pembuatan parfum. Sehingga selain menikmati suasana desa, anda juga dapat mengasah keterampilan dan belajar membuat parfum di sana.

3. Desa Rochefort-en-Terre, Brittany, Si Negeri Festival Bunga

 

Pernah membayangkan bentuk corak sebuah kartu pos yang penuh dengan bunga-bunga? Maka seperti itulah suasana dan indahnya Desa Rochefort-en-Terre. Desa dengan bentuk alun-alun berbatu dan bangunan batu bersejarah yang menampung galeri seni, creperies, dan toko kerajinan.

Berkunjung ke sana membuat anda seolah sedang berjalan-jalan di sebuah buku cerita anak. Lengkap jendela berbentuk kotak-kota yang dipenuhi bunga warna warni menghiasi rumah yang dilewati. Maka tidak heran juga, desa ini terpilih menjadi salah satu desa terindah di Prancis.

4. Desa Pigna, Corsica, Si Negeri Persembunyian Pengrajin

 

Desa Pigna merupakan representasi dari sebuah desa abad pertengahan di lereng bukit. Pigna ialah desa menawan dari perpaduan jalur batu bulat, rumah-rumah batu berwarna madu, jendela tertutup berwarna biru, dan dikelilingi oleh kebun zaitun yang disinari matahari.

Di sana terkenal dengan pusat pengrajin, berbagai kerajinan tangan dan musik tradisonalnya ada di sana. Semua itu dapat ditemui di toko tembikar, galeri seni, dan bengkel pengrajin yang membuat kotak musik dan barang pecah belah untuk dijelajahi.

5. Desa Domme, Dordogne, Si Benteng Sejarah

 

Desa Domme disebut juga dengan nama Bastide, yang berarti desa berbenteng. Desa ini mencolok karena menyuguhkan pemandangan pedesaan sekitar nya yang indah. Pemandangan ini semakin memukau jika disaksikan langsung dari posisi puncak bukitnya 150 meter di atas permukaan laut.

Benteng-benteng yang nampak berdiri kokoh ini dibangun pada tahun 1281, benteng dan gerbang mewah dari lanskap kota abad pertengahan adalah salah satu yang terpelihara dengan baik di wilayah ini.

Tidak hanya itu, reruntuhan dan gua bawah tanah sangat menarik untuk dijelajahi, karena anda dapat melihat grafiti yang terukir di dinding oleh ksatria Templar yang pernah dipenjara pada abas ke-14.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini