5 Rekomendasi Desa untuk Mengasingkan Diri

Suci Wulandari Putri, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 00:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 408 2425091 5-rekomendasi-desa-untuk-mengasingkan-diri-AssmnvSKcP.jpg Desa Rochefort (Foto: Brittany Tourism)

3. Desa Rochefort-en-Terre, Brittany, Si Negeri Festival Bunga

 

Pernah membayangkan bentuk corak sebuah kartu pos yang penuh dengan bunga-bunga? Maka seperti itulah suasana dan indahnya Desa Rochefort-en-Terre. Desa dengan bentuk alun-alun berbatu dan bangunan batu bersejarah yang menampung galeri seni, creperies, dan toko kerajinan.

Berkunjung ke sana membuat anda seolah sedang berjalan-jalan di sebuah buku cerita anak. Lengkap jendela berbentuk kotak-kota yang dipenuhi bunga warna warni menghiasi rumah yang dilewati. Maka tidak heran juga, desa ini terpilih menjadi salah satu desa terindah di Prancis.

4. Desa Pigna, Corsica, Si Negeri Persembunyian Pengrajin

 

Desa Pigna merupakan representasi dari sebuah desa abad pertengahan di lereng bukit. Pigna ialah desa menawan dari perpaduan jalur batu bulat, rumah-rumah batu berwarna madu, jendela tertutup berwarna biru, dan dikelilingi oleh kebun zaitun yang disinari matahari.

Di sana terkenal dengan pusat pengrajin, berbagai kerajinan tangan dan musik tradisonalnya ada di sana. Semua itu dapat ditemui di toko tembikar, galeri seni, dan bengkel pengrajin yang membuat kotak musik dan barang pecah belah untuk dijelajahi.

5. Desa Domme, Dordogne, Si Benteng Sejarah

 

Desa Domme disebut juga dengan nama Bastide, yang berarti desa berbenteng. Desa ini mencolok karena menyuguhkan pemandangan pedesaan sekitar nya yang indah. Pemandangan ini semakin memukau jika disaksikan langsung dari posisi puncak bukitnya 150 meter di atas permukaan laut.

Benteng-benteng yang nampak berdiri kokoh ini dibangun pada tahun 1281, benteng dan gerbang mewah dari lanskap kota abad pertengahan adalah salah satu yang terpelihara dengan baik di wilayah ini.

Tidak hanya itu, reruntuhan dan gua bawah tanah sangat menarik untuk dijelajahi, karena anda dapat melihat grafiti yang terukir di dinding oleh ksatria Templar yang pernah dipenjara pada abas ke-14.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini