Sandiaga Uno Minta Pejabat agar Berinovasi dan Berkolaborasi Pulihkan Pariwisata

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 406 2425514 sandiaga-uno-minta-pejabat-agar-berinovasi-dan-berkolaborasi-pulihkan-pariwisata-hDrmrlNYCz.jpg Menparekraf Sandiaga Uno (MNC Portal/Novie)

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta para pejabat di Kemenparekraf agar terus berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi agar pariwisata Indonesia bangkit kembali.

Kemudian kesiapan destinasi dan infrastruktur, menjadi tolak ukur terhadap kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah-tengah pandemi.

Baca juga:  Destinasi Sanur, Ubud dan Nusa Dua Bali Segera Dibuka untuk Wisatawan Mancanegara

"Jadi saya sudah memberi arahan khusus, karena ini adalah tentunya harapan kita bangkitnya, dan pulihnya pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya usai Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional dan Kepala Divisi Badan Pelaksanaan Otorita Danau Toba, di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona, Selasa (15/6/21).

Sandi menambahkan, COVID-19 memaksa kita meningkatkan inovasi, adaptasi, kolaborasi dan keterampilan-keterampilan. Apalagi di masa digitalisasi, akan semakin mempermudah jangkauan informasi secara luas, terkait destinasi wisata di Nusantara.

"Khususnya berkiatan dengan digitalisasi dan protokol kesehatan," terangnya.

Baca juga: Indonesia Segera Luncurkan Paket Wisata Vaksin COVID-19, Begini Skemanya

Terlebih, kata Sandi, destinasi super prioritas seperti Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang Yangs Edang gencar dipromosikan. Kemudian Bali, Batam dan Bintan juga termasuk destinasi yang sangat strategis untuk dikunjungi.

Selain itu, desa wisata juga sedang dipupuk agar memperkaya destinasi wisata di Nusantara. Salah satunya adalah di Desa Wisata Maria, Nusa Tenggara Barat.

"Beberapa destinasi yang ada di wilayah Indonesia yang perlu kita dorong, termasuk desa wisata desa wisata. Itu sekarang sangat relevan dan andalan," pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini