Begini Strategi Kota Malang Menarik Kembali Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Antara, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 406 2425590 begini-strategi-kota-malang-menarik-kembali-kunjungan-wisatawan-mancanegara-2BXqn6qxNd.jpg Wisata heritage di Kampung Kayutangan, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang (Antara)

KOTA Malang, Jawa Timur memiliki potensi pariwisata perkotaan, yang dikemas dalam konsep kampung tematik, wisata heritage, serta wisata edukasi, dan inovasi. Tercatat, kunjungan wisatawan dalam negeri di Kota Malang selama pandemi COVID-19, anjlok 66 persen.

Begitu juga dengan kunjungan wisatawan mancanegara yang turun 100 persen selama virus corona mewabah.

Baca juga:  Wujudkan Pusat Wisata Halal, Kota Malang Gandeng 'Juleha'

Untuk menarik kembali minat wisatawan mancanegara berkunjung ke wilayah Kota Malang, pemerintah setempat sedang menyiapkan strategi khusus.

Kepala Dinas Kepemudahaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan bahwa dalam upaya menarik minat wisatawan mancanegara untuk kembali berkunjung, harus ada penguatan skema Clean, Health, Safety, dan Environtment (CHSE).

"Untuk salah satu strategi, kami akan kuatkan CHSE di sektor pariwisata," kata Ida, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021).

 

Ida menjelaskan, penguatan CHSE tersebut, bukan hanya difokuskan pada pelaku industri pariwisata yang ada di wilayah Kota Malang saja. Akan tetapi, penguatan juga perlu dilakukan pada seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada.

Baca juga: Malang Punya Bangunan Angker Penuh Kisah Mistis, Di Mana Saja Lokasinya?

Menurut Ida, penguatan CHSE pada sektor usaha jasa wisata tersebut, merupakan bentuk pembuktian dalam memberikan kenyamanan, bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Malang, di masa pandemi COVID-19.

"Ini berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan. Mulai dari ketersediaan thermo gun, alat cuci tangan, hingga penerapan kapasitas pengunjung di tempat wisata," kata Ida.

Sektor pariwisata di Kota Malang, khususnya untuk jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, terdampak cukup dalam akibat pandemi COVID-19. Penurunan jumlah wisatawan mancanegara ke Kota Malang, tercatat mencapai 100 persen.

 ilustrasi

Oleh karena itu, lanjut Ida, penerapan CHSE pada sektor pariwisata di wilayah Kota Malang, diharapkan bisa diterapkan oleh para pelaku jasa pariwisata. Penerapan CHSE tersebut, diharapkan bisa memberikan rasa aman, dan nyaman bagi wisatawan yang datang.

"Penguatan CHSE itu betul-betul kami lakukan, agar para wisatawan ini bisa percaya. Jika menyepelekan protokol kesehatan, mereka juga akan khawatir pada saat datang. Ini kami kuatkan untuk pemulihan (sektor wisata)," kata Ida.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini