Fakta-Fakta Unik Gunung Kawi yang Beraura Mistis

Ahmad Haidir, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 408 2425468 fakta-fakta-unik-gunung-kawi-yang-beraura-mistis-9iUXOQwEs2.jpg Gunung Kawi di Malang (Okezone)

GUNUNG Kawi di wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur terkenal akan misterinya. Banyak wisatawan dan pengais rezeki datang untuk ngalap berkah di berbagai situs peninggalan sejarah yang terdapat pada gunung ini.

Gunung Kawi punya pemandangan alam yang elok. Namun, di situ juga ada kawasan yang dianggap sakral dan dipercaya oleh sebagian masyarakat bisa membawa keberuntungan. Orang-orang datang untuk melakukan pesugihan dan sebagainya.

Baca juga:  Tak Hanya Terkenal dengan Mistisnya, Keindahan Lembah Gunung Kawi Juga Cocok untuk Disambangi

Berikut fakta menarik dari Gunung Kawi :

Asal Mula Gunung Kawi

Masyarakat setempat percaya bahwa Gunung Kawi bermula dari sosok penasihat Pangeran Diponegoro yang bernama Kanjeng Zakaria II alias Eyang Soedjogo yang melipir ke daerah selatan Jawa Timur lantas membuat padepokan.

Setelah menetap sekian lama, beliau mengangkat dua orang murid yang bernama RM Jonet dan Ki Moeridun untuk membuka wilayah hutan sebelah selatan Gunung Kawi.

ilustrasi

Gunung Kawi (kesumadanawerkudara.wordpress.com)

Mereka berdua berbondong-bondong bersama dengan Mbah Wonosari membawa dua pusaka bernama ‘Kudi Caluk’ dan ‘Kudi Pecok’ yang akhirnya menjadi daerah Gunung Kawi seperti yang kita lihat sekarang.

Lalu tempat permukiman baru tersebut kemudian menjadi tempat pengungsian banyak orang yang berkunjung di wilayah Gunung Kawi, mulai dari penduduk suku Jawa, luar Jawa, etnis Tionghoa hingga sampai mancanegara.

Hal inilah yang menciptakan perpaduan budaya dan suku di daerah setempat yang membuat kebudayaannya menjadi unik dan nyentrik.

Mitos Pohon Dewandaru yang Terkenal

Usai melakukan babat alas, Eyang Soedjogo kemudian menetap di area Gunung Kawi hingga akhir hayatnya. Adapun ia meninggal dunia pada malam Senin Pahing, 22 Januari 1871.

Itulah mengapa para wisatawan maupun peziarah banyak berdatangan ke makam Eyang Soedjogo pada malam Senin Pahing yang bertepatan dengan wafatnya beliau.

Semasa hidupnya, Eyang Soedjogo konon menanam sebuah pohon yang merupakan perwujudan dari tongkatnya. Pohon tersebut dinamakan pohon Dewandaru atau pohon Kesabaran.

Pohon Dewandaru tersebut hingga kini dipercaya bahwa ranting, buah dan daunnya bisa menjadi jimat yang bisa mendatangkan kekayaan bagi orang yang bisa mendapatkannya.

Namun seperti namanya yaitu pohon kesabaran, dibutuhkan kesabaran hingga berbulan-bulan untuk bisa menunggu beberapa bagian dari pohon itu jatuh.

Tempat Bertapa Para Raja Dahulu Kala

Konon Gunung Kawi diyakini sebagai tempat pertapaan para raja Jawa di zaman dahulu. Salah satunya yang paling terkenal adalah Prabu Kameswara.

Salah satu situs peninggalan yang terdapat di Gunung Kawi yaitu sebuah keraton yang terletak di ketinggian 700 meter dengan daya tempuh sekitar setengah jam dari makam Eyang Soedjogo.

Keraton tersebut diyakini sebagai tempat bertapa sosok Prabu Kameswara. Cerita yang beredar adalah bahwa setelah sang Prabu selesai bertapa di tempat itu, beliau berhasil menyelesaikan kekacauan politik di kerajaannya. Berdasarkan legenda tersebut, petilasan itu banyak digunakan sebagai praktik pemujaan bahkan pesugihan.

Kisah Pemilik Bisnis Rokok ‘Bentoel Group’ dan Pendiri BCA

Salah satu misteri terbesar yang semakin menegaskan aura Gunung Kawi yang diyakini sebagai surga bagi para pengais rezeki.

 ilustrasi

Ternyata kemujuran dari wisata ‘ngalap berkah’ juga pernah dirasakan oleh pemilik bisnis rokok yang bernama Ong Hok Liong di tahun 1950-an.

Alkisah bisnis rokoknya sedang mengalami kemerosotan dan hampir bangkrut kala itu. Lalu ia memutuskan untuk berziarah ke daerah Gunung Kawi, dan di malam harinya ia bermimpi melihat buah bentul.

Penasaran dengan mimpi tersebut, Ong Hok Liong bergegas menanyakan perihal mimpinya kepada juru kunci gunung yang mengatakan bahwa ia harus mengganti merk rokoknya menjadi ‘Bentoel’. Mendengar petuah tersebut, Hok Liong benar-benar melakukannya pada tahun 1954. Sejak saat itu, rokok Bentoel Group masih bertahan dan terus berkembang hingga saat ini atau beberapa dekade setelah kejadian itu.

Selain bos dari Bentoel Group, dikabarkan bahwa salah satu dari pendiri BCA juga melakukan wisata ‘ngalap berkah’ sebelum ia akhirnya menjadi kaya raya. Namun hingga kini masih tidak dapat diketahui kebenaran dari rumor tersebut.

Terlepas dari benar atau tidaknya misteri-misteri tersebut, satu hal yang pasti bahwa pesona Gunung Kawi telah mengundang banyak wisatawan maupun peziarah yang tentunya menjadi ladang rezeki bagi warga setempat. Bahkan jikalau berkunjung kesana, anda mungkin akan menjumpai beberapa pengemis yang memanfaatkan peluang dari ramainya peziarah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini