Ini Aturan Larangan Petik Bunga Edelweis, Ancamannya Penjara hingga Denda Rp100 Juta!

Salman Mardira, Jurnalis · Kamis 17 Juni 2021 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 406 2426586 ini-aturan-larangan-petik-bunga-edelweis-ancamannya-penjara-hingga-denda-rp100-juta-fGZd82aFiA.jpg Bunga edelweis (Panoramio)

ARTIS Aurel Hermansyah dikritik netizen setelah mengunggah foto memegang edelweis di objek wisata Gunung Bromo, Jawa Timur. Bunga abadi tersebut dipetik oleh suaminya Atta Halilintar di sekitar Bromo.

Warganet melontarkan kritik karena bunga elelweis merupakan tumbuhan yang dilindungi dan biasa tumbuh di taman nasional, sehingga ada larangan memetiknya.

Baca juga: 5 Spot Terbaik Menikmati Bunga Edelweis di Indonesia, Nomor 3 Favorit Soe Hoek Gie

Tahun lalu, media sosial juga sempat heboh dengan aksi seorang perempuan memetik bunga edelweis di Gunung Lawu, Jawa Tengah. Aksi perempuan itu viral dan menuai kecaman netizen.

Edelweis memang banyak tumbuh di kawasan konservasi atau sekitar taman nasional. Terkadang pendaki nakal kerap memetiknya karena suka akan keindahan bunga ini.

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi, edelweis termasuk salah satu bunga yang dilindungi.

ilustrasi

Aurel Hermansyah pegang edelweis (Instagram @aurelia.hermansyah)

Jadi merusak atau sampai memetik bunga edelweis di kawasan konservasi bisa dihukum, sebagaimana diatur dalam Pasal 33 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, sebagai berikut :

Ayat (1) Setiap orang dilarang melakukan kegiatan yang dapat mengakibatkan perubahan terhadap keutuhan zona inti taman nasional.

Baca juga: Viral Pendaki Petik Edelweis di Gunung Lawu, Bikin Netizen Geram

Ayat (2) Perubahan terhadap keutuhan zona inti taman nasional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi mengurangi, menghilangkan fungsi dan luas zona inti taman nasional, serta menambah jenis tumbuhan dan satwa lain yang tidak asli.

Ayat (3) Setiap orang dilarang melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan dan zona lain dari taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam.

Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 33 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

ilustrasi

Seluruh sumber daya alam beserta ekosistem yang tumbuh di lahan konservasi dilindungi sepenuhnya oleh pemerintah. Maka, berhati-hatilah ketika hendak mengambil tindakan di tempat tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini