Asal Mula Situs Liyangan, Wisata Sejarah dengan Pemandangan Gunung Sindoro

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 18 Juni 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 406 2426690 asal-mula-situs-liyangan-wisata-sejarah-dengan-pemandangan-gunung-sindoro-EOyym4Ku9A.jpg Situs Liyangan (Foto: Antara)

TEMANGGUNG - Situs Liyangan menjadi salah satu temuan bersejarah pada 2015 lalu. Ditemukannya situs ini juga sebagai bukti bahwa peradaban di Nusantara memang nyata.

Berlokasi di Dusun Liyangan, Desa Purbasari, Ngadirejo, Temanggung, Jawa Tengah atau tepatnya berada di lereng Timur Gunung Sindoro, berjarak kurang lebih 20 kilometer arah barat laut dari pusat kota Temanggung, searah dengan kompleks Umbul Jumprit.

Situs bersejarah ini diperkirakan terkubur letusan Gunung Sindoro yang tepat berada di belakangnya. Tebal lapisan laharnya sekitar 5 hingga 12 meter. Kendati baru ditemukan penambang pasir pada 2008, cerita lisan turun-temurun telah lama didengar warga sekitar.

Baca Juga:

Berikut Situs untuk Mendapat Formulir Resmi Guna Mendaftar Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia

Diduga Muat Konten Pornografi, Situs GuruBP Dilaporkan ke Polisi

 

Situs yang berasal dari abad ke-6 Masehi ini merupakan perkampungan kuno yang mengembangkan sistem pertanian dan pengairan.

Di lokasi tersebut, terdapat juga sumber mata air Jumprit yang setiap tahunnya dimanfaatkan untuk upacara Waisak oleh umat Buddha.

Menariknya lagi, situs ini memiliki objek wisata kolam cinta yakni kolam renang alam yang menawarkan kesegaran mata air pegunungan Sindoro. Dinamakan kolam cinta karena bentuknya mirip lambang hati.

Untuk mencapai kolam cinta, Anda harus menuruni lebih anak tangga yang terbuat dari tanah. Letaknya berada lebih rendah dibanding situs Candi Liyangan.

Jika berenang di tempat ini, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan situs purbakala dan keindahan Gunung Sindoro yang indah dan memesona. (edh)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini