Begini Cara Aman Staycation di Tengah Pandemi COVID-19 Menurut Dokter

Antara, Jurnalis · Kamis 17 Juni 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 406 2426730 begini-cara-aman-staycation-di-tengah-pandemi-covid-19-menurut-dokter-MXzXM8y8QE.jpg Ilustrasi staycation di hotel (Freepik)

MELEPAS penat setelah berada di dalam rumah selama setahun lebih tanpa bisa bepergian jauh akibat pandemi COVID-19 membuat sebagian orang berlibur dengan cara staycation, menginap di hotel atau vila dengan suasana baru dan menyegarkan.

Bagaimana cara agar staycation tetap aman di tengah pandemi?

Baca juga:  Ini Aturan Larangan Petik Bunga Edelweis, Ancamannya Penjara hingga Denda Rp100 Juta!

Vaksinolog dan spesialis penyakit dalam dr. Dirga Sakti Rambe mengatakan, staycation bisa relatif aman bila seseorang bisa membatasi ruang geraknya, menekan risiko terpapar virus corona.

"Aktivitas kalau hanya dari rumah langsung ke hotel atau vila relatif aman," kata Dirga dalam webinar kesehatan, Kamis (17/6/2021).

 

Jika tidak benar-benar diperlukan, maka tak perlu mampir ke tempat-tempat lain sehingga Anda bisa menjaga diri dari paparan virus di tengah jalan.

Setelah tiba di lokasi liburan, bersantailah tanpa harus pergi kemana-mana, termasuk fasilitas publik yang ramai.

Baca juga: Mudik Boleh Dilarang, tapi Staycation Masih Diminati Loh!

Dia juga menyarankan untuk pintar-pintar mencari waktu di mana tidak banyak orang, seperti tidak memilih hari libur akhir pekan di mana sebagian besar orang berpikiran sama, ingin menghabiskan waktu di luar untuk wisata.

"Jangan numpuk semua di weekend atau pilih long weekend, bisa bagi-bagi waktu pas weekday."

Saat memilih hotel, pastikan juga keamanan serta kebersihannya. Berbagai agen wisata daring telah menyediakan fitur untuk memilih tempat menginap yang sudah menerapkan standard kebersihan agar konsumen merasa aman dan nyaman.

 ilustrasi

Bagaimana dengan hotel yang menyediakan kamar untuk isolasi mandiri? Dia mengatakan, meski menginap di lantai yang berbeda dari kamar isolasi, tetap ada risiko penularan virus.

"Saya cenderung tidak menganjurkan, sekarang kita cari yang aman-aman saja dulu."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini