Abaikan Anies, Ribuan Warga Tetap Liburan ke TMII Meski COVID-19 Merajalela

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis · Sabtu 19 Juni 2021 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 19 406 2427677 abaikan-anies-ribuan-warga-tetap-liburan-ke-tmii-meski-covid-19-merajalela-7E7iiq9Ozs.jpg TMII (MNC Portal/Refi Sandi)

PENGUNJUNG Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tetap ramai pengunjung meski kasus COVID-19 di DKI Jakarta sedang tinggi. Tercatat, pada Sabtu (19/6/2021) hingga pukul 11.00 WIB, sudah ada 2.000 wisatawan yang liburan ke destinasi wisata di Pinang Ranti, Jakarta Timur tersebut.

Hal ini tentu saja tidak sejalan dengan imbauan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sehari sebelumnya meminta masyarakat tetap di rumah saat akhir pekan, untuk mencegah COVID-19.

 Baca juga: 12.405 Wisatawan Serbu TMII di Hari Lahir Pancasila

"Sampai jam 11 tercatat 2 ribu pengunjung," ujar Kepala Humas TMII, Adi Widodo saat dihubungi MNC Portal.

Adi menyebut bahwa TMII tetap buka mengikuti edaran dari pemerintah dengan memperketat protokol kesehatan (Prokes). Namun, ia tetap menutup kawasan apabila ada instruksi lanjutan.

 

"TMII mengikuti edaran dari pemerintah dgn memperketat prokes 3M. Apabila memang harus ditutup kita jg akan mengikuti seperti yang waktu lalu," jelasnya.

Adi mengatakan TMII terus mendukung upaya pemerintah untuk mempercepat memutus mata rantai pandemi COVID-19.

Baca juga: Curhat Pegawai TMII, Berharap Untung Besar saat Lebaran Malah Tutup

"Sebagai anjuran kepada masyarakat utamakan kesehatan. Apabila kondisi kurang fit tunda rencana rekreasi. Mari kita bersama-sama mengatasi masa sulit ini." Ajaknya.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengimbau masyarakat untuk tetap dirumah saat akhir pekan, mengingat makin tingginya kasus COVID-19.

"Jadi kita menganjurkan seluruh masyarakat di Jakarta dan sekitarnya, hari Sabtu Minggu besok di rumah saja, kecuali ada kebutuhan yang mendesak dan mendasar," kata Anies di Balai Kota DKI, Jumat 18 Juni kemarin.

 Ilustrasi

Dia berharap, warga bisa menyadari bahwa pandemi Covid-19 belum dapat dikendalikan. Sehingga, aktivitas di luar rumah berpontensi menjadi penyebab terpaparnya virus corona.

"Karena itu kurang kegiatan di luar rumah, kurangi aktivitas yang berpotensi interaksi sehingga bisa terpapar," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini