Trail Of Civilizations Candi Borobudur Dibuka, Sandiaga Berharap Bisa Tingkatkan Kualitas Wisata

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 22 Juni 2021 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 406 2428945 trail-of-civilizations-candi-borobudur-dibuka-sandiaga-berharap-bisa-tingkatkan-kualitas-wisata-AtibdsLzCS.jpg Menparekraf Sandiaga Uno saat peluncuran wisata jejak peradaban Candi Borobudur (Kemenparekraf)

PAKET wisata Trail Of Civilizations (jejak peradaban) di Candi Borobudur resmi dibuka kembali pasca pandemi COVID-19. Kehadiran pola perjalanan wisata yang merujuk relief Candi Borobudur itu diharapkan dapat segera meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan hingga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Harapan itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno usai makan malam di Omah Mbudur, Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Senin 21 Juni 2021.

Baca juga: Sejarah Candi Borobudur dan Arti Nama di Baliknya

Dalam kesempatan tersebut, Trail Of Civilizations dijelaskannya merupakan salah satu ajang promosi yang penting dalam pemulihan sektor parekraf di destinasi super prioritas (DSP) Borobudur.

Lewat Trail Of Civilizations yang mengacu kepada protokol kesehatan yang ketat dan disiplin berbasis Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainability (CHSE), pihaknya secara langsung menghadirkan wisata yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

"Harapannya pariwisata yang lebih personalized, customized, localized, and smaller in size ini bisa kita hadirkan," ungkap Sandiaga Uno.

Dalam beberapa hari mendatang, dirinya menyampaikan akan menjalani sejumlah kegiatan yang diadopsi dari peradaban masa lampau yang terpahat dalam relief Candi Borobudur. Di antaranya, mulai dari bercocok tanam, mengunjungi sentra produksi gerabah hingga refleksi dan yoga.

Baca juga: Traveler Malaysia Sebut Candi Borobudur di Yogya, Ini Fakta dan Mitos Seputar Borobudur

Kegiatan tersebut diyakininya dapat memperkaya kunjungan dan meningkatkan pengalaman para wisatawan. Selain itu meninggalkan kenangan dan tentunya juga akan menghasilkan pola perjalanan yang lebih berkualitas, karena akan ada produk-produk ekonomi kreatif, seperti kuliner, kriya dan fesyen.

"Serta tentunya foto-foto, nah ini adalah bagian dari pengembangan Trail Of Civilizations, tapi juga dari segi edukasinya, dari relief-relief ini kita akan belajar banyak tentang kehidupan," ungkapnya.

Lewat kegiatan yang termasuk dalam travel pattern atau pola perjalanan DSP Candi Borobudur itu, dirinya menaruh harapan besar atas peningkatan kunjungan wisatawan dan kualitas wisata. Dengan begitu, lanjutnya, akan tercipta peluang usaha yang kembali membuka lapangan kerja bagi masyarakat di sekitar DSP Candi Borobudur.

ilustrasi

"Harapannya agar kita bisa bangkit, kita bisa menebar semangat dan pelaku ekonomi kreatif, seperti Omah Mbudur ini dengan produk-produk ekonomi kreatifnya bisa menggeliat kembali, membuka lapangan kerja, karena tadi ada lebih dari 50 karyawannya harus dirumahkan," ungkap Sandiaga Uno.

"Tapi dengan kegiatan ini mulai menggeliat lagi, jadi ini merupakan satu semangat baru untuk kita bangkit di tengah-tengah pandemi ini," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini