Aceh Tengah Banyak Tambahan Destinasi Wisata, Apa Saja?

Antara, Jurnalis · Sabtu 26 Juni 2021 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 406 2431311 aceh-tengah-banyak-tambahan-destinasi-wisata-apa-saja-djHzkAzmjx.jpg Danau Laut Tawar di Aceh Tengah (Foto Instagram @redina_batubara)

ACEH Tengah terkenal dengan keindahan alamnya. Kabupaten yang berada di dataran tinggi ini terkenal dengan kopi Gayo yang masyhur seantero jagad, kemudian ada juga Danau Laut Tawar yang pesonanya bak sepenggal surga dan kini jadi destinasi wisata andalan di Aceh.

Berwisata ke Aceh Tengah belum lengkap jika tak menikmati panorama Danau Laut Tawar yang di kelilingi bebukitan hijau dan perkebunan masyarakat. Di sekitar danau juga sudah hadir hotel sebagai sarana menginap.

Baca juga: Museum Tsunami Aceh Terpaksa Ditutup karena COVID-19

Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah menyatakan sebagai salah satu daerah destinasi kabupaten itu menawarkan berbagai keindahan alam dan tempat yang layak dikunjungi.

“Alhamdulillah, meski di tengah pandemic COVID-19 sarana-prasana pendukung sektor wisata di Aceh Tengah terus bertambah, baik jasa penginapan hadirnya hotel serta destinasi wisata baru,” kata Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah Jumadil Enka di Takengon, Sabtu (26/6/2021).

 

Ia menjelaskan kehadiran wahana wisata baru dan juga penginapan dan juga hotel bintang merupakan salah satu indikator bahwa sektor pariwisata terus tumbuh positif di daerah berhawa dingin tersebut.

"Artinya walaupun di masa pandemi ini, sektor pariwisata tetap tumbuh seperti bertambahnya homestay dan café tempat meninkmati keindahan alam dan kopi,” katanya.

 Baca juga: Pulau Banyak Aceh Punya Sejuta Pesona, Begini Cara Aksesnya

Menurut dia dengan hadirnya berbagai sarana dan prasana pendukung tersebut akan membuat para pelancong yang datang ke Aceh Tengah akan lebih lama untuk berlibur sehingga perputaran uang akan lebih besar.

"Kalau dulu lama wisatawan tinggal mungkin cuma satu dua hari, kalau sekarang bisa menjadi lima hari mereka tinggal di sini, artinya itu kan ada perputaran ekonomi yang luar biasa,” katanya.

Ia mengatakan selama masa pandemi COVID-19, Aceh Tengah bahkan menjadi favorit kunjungan wisatawan lokal di Aceh dan setiap libur akhir pekan tingkat hunian dan homstay terisi rata-rata hingga 50 persen.

 Ilustrasi

Di sisi lain, terkait status Aceh Tengah sebagai zona merah penyebaran COVID-19, Jumadil mengatakan pihaknya masih membolehkan tempat-tempat wisata di daerah itu untuk tetap beroperasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah.

"Jumlah kunjungan kita batasi 25 persen, kemudian jam operasional seperti untuk cafe buka sampai jam 22.00 WIB," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini