Sendiri dalam Pesawat, Penumpang Ini Diperlakukan Seperti Sultan

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis · Selasa 29 Juni 2021 00:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 28 406 2432208 sendiri-dalam-pesawat-penumpang-ini-diperlakukan-seperti-sultan-Df5AeeKWlr.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

PESAWAT Air India yang terbang dari Amritsar ke Dubai, Uni Emirat Arab pada Rabu 23 Juni 2021 hanya membawa satu penumpang, yakni S.P. Singh Oberoi (66). Penerbangan selama 3 jam itu menggunakan pesawat Airbus A320 kode registrasi VT-EXE tersebut.

Dilansir dari One Mile at a Time, Senin (28/6/2021), Singh Oberoi menceritaan pengalamannya sendirian dalam penerbangan.

Baca juga: Karena Kelelawar, Pesawat Terbang Ini Terpaksa Kembali ke Bandara

Singh mengaku hanya membayar 740 AED atau sekitar Rp2 juta untuk penerbangannya. Jumlah yang cukup banyak untuk "menyewa" pesawat dengan 168 kursi.

Singh merasa seperti raja selama perjalanannya. Bahkan dia mengukur panjang pesawat dengan langkahnya.

Pilot rupanya menyapa Singh saat dia naik, dan dia diberi perlakuan bak kerajaan, sambil tentu saja mendokumentasikan penerbangan tersebut dengan banyak foto.

Setelah mendarat di Dubai, Singh harus menjalani pengujian virus corona, dan hal tersebut membuat staf darat terkejut ketika mereka mengetahui bahwa dia adalah satu-satunya penumpang:

Baca juga: Duh, Penumpang Maskapai India Tinggalkan Kotoran Sapi di Bandara

“Saya menjalani tes PCR di bandara. Staf bandara bertanya kepada saya tentang rekan penumpang saya, dan mereka terkejut mengetahui bahwa saya adalah satu-satunya di dalam penerbangan.”

Ini bukan penerbangan tujuan Dubai pertama dalam beberapa minggu terakhir yang hanya memiliki satu penumpang, jadi apa yang sebenarnya terjadi?

Sejak April, Uni Emirat Arab telah memberlakukan larangan perjalanan terhadap India. Namun, pengecualian telah diterapkan untuk warga Uni Emirat Arab, diplomat, dan pemegang visa emas.

Visa emas pada dasarnya adalah izin tinggal 10 tahun Uni Emirat Arab untuk pengusaha tertentu.

Visa ini jarang, karena harganya juga mahal. Untuk mendapatkan visa emas, Anda perlu menginvestasikan setidaknya 10 juta AED ($2,72 juta) di UEA.

Ilustrasi

Ini bisa dalam bentuk memasukkan uang ke dalam dana investasi di negara itu, mendirikan perusahaan dengan modal setidaknya sebanyak itu, dan lainnya.

Seperti yang dapat Anda bayangkan, tidak banyak orang yang memiliki visa emas, itulah sebabnya Singh kemungkinan besar memiliki penerbangan itu sendiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini