Share

Pelaku Usaha Wisata Minta Pariwisata Bali Dibuka Akhir Juli 2021

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 29 Juni 2021 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 406 2432529 pelaku-usaha-wisata-minta-pariwisata-bali-dibuka-akhir-juli-2021-RVATIpm6Sx.jpg ilustrasi Bali (stutterstock)

PEMERINTAH menunda pembukaan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara pada Juli 2021, karena kasus COVID-19 meningkat. Tapi, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) berharap akhir bulan depan Bali bisa dibuka.

"Kami meminta kepada pak Gubernur (Bali) mengajukan pembukaan Bali untuk wisatawan domestik dan asing akhir Juli tetap dijalankan," ujar Sekjen DPP ASITA Bahriyansyah Momod kepada MNC Portal, Selasa (29/6/2021).

Baca juga:  COVID-19 Melonjak, Pariwisata Bali Batal Dibuka untuk Wisatawan Mancanegara

Menurutnya para pelaku usaha wisata di Bali sudah siap menerima wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri, dengan mengedepankan protokol kesehatan. Khususnya pada destinasi yang sudah ditetapkan sebagai kawasan untuk Work From Bali (WFB).

"Dan kami dapat masukan dari rekan-rekan (pelaku usaha wisata) Bali bahwa Bali masih berstatus aman, dan ada kenaikan Covid, tapi bukan di area destinasi, akan tetapi daerah di luar sentuhan wisatawan," terangnya.

 

ASITA juga mendorong kebijakan stimulus yang direncanakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dapat segera dijalankan, yakni berkaitan dengan wacana Bali menjadi pilot project wisata vaksin.

Sementara itu, ASITA akan membuat sistem marketing digital untuk menarik minat wisatawan. Hal ini sekaligus mendorong menggunakan platform yang sudah di gagas oleh kemenpar yang merunjuk pada InfrastructurePerformance, Database Performance, dan Application Performance (ASYST).

Baca juga: Sandiaga Uno: Work From Bali Bukan Pemicu Peningkatan Kasus COVID-19

Menurut Bahriyansyah, ini cukup baik membantu mendorong seluruh stakeholder memasarkan di satu pintu, dan pengawasan dapat terjaga termasuk review dan menentukan langkah kebijakan ke depan.

"Ini usualan kami ASITA dan stake holder mitra kami, baik dari transport akomodasi rental dan lain-lainnya di Indonesia, terkhusus Bali," ujarnya.

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan akan terus mempersiapkan, dan mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali. Sebab pandemi telah membuat Bali menjadi sepi, dan mengusahaka agar wisawatan dapat kembali datang ke Bali.

Selain itu, dibukanya Bali untuk wisatawan mancanegara (wisman) atau Travel Corridor Arrangement (TCA) pada bulan Juli 2021 masih menunggu kepastian. Mengingat lonjakan Covid-19 masih dalam keadaan belum aman.

 ilustrasi

Kita harus terus mempersiapkan terutama dari segi end to end CHSE," katanya dalam Weekly Press Briefing melalui virtual Senin, (28/6/2021).

Disamping itu, Gubernur Bali I Wayan Koster berharap rencana pembukaan kunjungan wisatawan mancanegara atau TCA tetap berjalan sesuai target, yaitu pada akhir Juli 2021 yang akan datang.

"Saya sebagai gubernur sangat berharap, jadwal dapat kita penuhi. Kita laksanakan pada akhir Juli nanti," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini