Operasional Tempat Wisata di Sukabumi Dibatasi Sampai Jam 4 Sore, Kapasitas Pengunjung 50%

Antara, Jurnalis · Selasa 29 Juni 2021 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 406 2432667 operasional-tempat-wisata-di-sukabumi-dibatasi-sampai-jam-4-sore-kapasitas-pengunjung-50-QAwzEABkGq.jpg Pantai Ujung Genteng di Sukabumi, Jawa Barat (Instagram @matt.rif)

PEMERINTAH Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat membatasi aktivitas warga di objek wisata hingga pukul 16.00 WIB, guna mengantisipasi penyebaran COVID-19.

"Waktu operasi objek wisata dari pukul 06.00 WIB hingga 16.00 WIB, setelah itu tidak diperbolehkan kembali adanya kegiatan apalagi sampai yang bisa mengundang kerumunan," kata Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Selasa (29/8/2021).

Baca juga:  5 Potret Kota Mati Sukabumi, Banyak Bangunan Unik Terbengkalai

Hal ini sebagaimana ketentuan tercantum dalam Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 41 Tahun 2021.

Selain pembatasan jam operasional objek wisata dalam Perbup Sukabumi tersebut juga diatur tentang kapasitas kunjungan yang hanya diperbolehkan diiisi oleh wisatawan/pengunjung sebanyak 50 persen dari total kapasitas lokasi wisata.

Jika terjadi pelanggaran maka tim Satgas Percepatan Penangan COVID-19 dan petugas gabungan lainnya yang terkait dalam penanganan penyebaran virus mematikan ini bisa membubarkan acara atau kegiatan di lokasi wisata.

 

Selain objek wisata, untuk aktivitas hotel maupun penginapan bisa dilaksanakan secara normal, namun jumlah pengunjung atau tamu hotel dibatasi hanya 50 persen dari fasilitas layanan hotel dan pegawai maupun pengelola hotel harus menolak tamu jika kapasitasnya sudah mencapai kuota yang ditentukan.

Baca juga:  6 Hal Menarik Seputar Pantai Ujung Genteng, Daya Pikat hingga Penginapan

Antisipasi terjadinya lonjakan pengunjung atau wisatawan yang biasanya terjadi pada libur akhir pekan, pihaknya juga berkoordinasi dengan petugas keamanan dari unsur TNI dan Polri untuk melakukan pengawasan dan pemantauan agar tidak terjadi kerumunan.

Hal itu, seperti yang dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi dengan memutar balik wisatawan yang menggunakan kendaraan bak terbuka yang hendak masuk kawasan objek wisata Unesco Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Setiap pengunjung atau wisatawan maupun tamu hotel wajib menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan tidak berkerumun, sementara untuk pengelola objek wisata dan hotel/penginapan wajib menyediakan kelengkapan sarana untuk menunjang protokol kesehatan seperti penyanitasi tangan.

"Pembatasan tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, apalagi objek wisata merupakan lokasi rawan penyebaran virus ini. Ditambah, masih ditemukan adanya wisatawan yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker ataupun berkerumun," katanya.

Dalam menegakkan peraturan ini, Marwan mengatakan Pemkab Sukabumi mendapatkan dukungan dari unsur Dandim dan Kapolres Sukabumi dalam melakukan monitoring dan pengawasan pelaksanaan PPKM.

"Antisipasi penyebaran COVID-19 merupakan tanggung jawab semua pihak, bukan hanya pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi seluruh elemen masyarakat," katanya.

Ia mengimbau warga disiplin menerapkan protokol kesehatan di manapun berada serta jangan menganggap remeh virus mematikan tersebut demi keselamatan bersama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini