Berjemur Telanjang di Pantai lalu Tersesat di Hutan, 2 Wisatawan Didenda Rp11 Juta

Fatha Annisa, Jurnalis · Kamis 01 Juli 2021 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 406 2433402 berjemur-telanjang-di-pantai-lalu-tersesat-di-hutan-2-wisatawan-didenda-rp11-juta-BWTIYcLdKx.jpg ilustrasi berjemur di pantai (Boldsky)

DUA wisatawan tersesat di hutan saat lari karena takut melihat rusa ketika sedang berjemur di pantai. Apesnya lagi, kedua pria didenda 1.000 dolar Australia atau sekitar Rp11 juta karena ketahuan liburan ke luar rumah di tengah penguncian (lockdown) COVID-19.

Pria berusia 30 dan 49 tahun itu mulanya liburan dengan berjemur tanpa busana di pantai South Coast. Sialnya, ada rusa muncul di dekatnya. Keduanya pun lari ke Royal National Park, taman nasional di selatan Sydney, Australia, hingga tersesat dalam hutan.

Baca juga: 9 Budaya Unik di Australia, Makan Kanguru hingga Minum dengan Sepatu

Pada Minggu 27 Juni sekira 2021 jam 6 sore, keduanya meminta bantuan karena tersesat, tak tahu arah jalan pulang.

“Kami melihat dua pria berjemur tanpa busana di pantai di South Coast Mereka dikejutkan oleh seekor rusa, (lalu) berlari ke taman nasional dan tersesat," kata komisaris polisi, Mick Fuller seperti dilansir dari ABC News, Rabu (30/6/2021).

Penyelamatan kedua wisatawan melibatkan pesawat polisi, Layanan Darurat Negara dan petugas ambulans.

Kedua pria masing-masing didenda 1.000 dolar Australia karena melanggar perintah tinggal di rumah yang membatasi masyarakat Sydney selama pandemi berlangsung.

Polisi menyatakan pria yang lebih muda ditemukan tanpa busana dan membawa ransel. Sementara pria yang lebih tua berpakaian tidak lengkap. Fuller menggambarkan pasangan itu sebagai "idiot."

Baca juga: Australia Masukkan Koala dalam Daftar Spesies Terancam Punah dan Kelompok Rentan

"Menempatkan orang dalam risiko dengan meninggalkan rumah tanpa alasan yang tepat, ... kemudian tersesat di taman nasional dan mengalihkan sumber daya penting dari operasi kesehatan, saya pikir mereka seharusnya malu," kata Fuller.

Pasangan itu termasuk di antara 44 orang yang didenda oleh polisi pada Minggu, karena melanggar ketertiban kesehatan masyarakat setelah Sydney memulai penguncian selama dua minggu sejak Jumat karena kluster COVID-19 baru.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini