Share

Goa Jepang Majalengka, Situs Wisata Sejarah yang Memprihatinkan

Firziana Zahra, Jurnalis · Jum'at 02 Juli 2021 06:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 408 2434056 goa-jepang-majalengka-situs-wisata-sejarah-yang-memprihatinkan-XCtjGdXvT9.jpg Goa Jepang Majalengka (infomajalengka.wordpress.com)

GOA Jepang di Jalan Raya KH Abdul Halim, Desa Tonjong, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat salah satu situs peninggalan penjajah. Sayangnya, objek wisata sejarah ini sekarang kurang terurus dan memprihatinkan.

Goa Jepang sebenarnya dibangun oleh Belanda untuk memata-matai kegiatan dan gerakan politik penduduk Majalengka.

Baca juga: Bikin Merinding, Ini 4 Lokasi Goa Jepang Paling Angker di Indonesia

Saat penjajah Jepang masuk, bungker bawah tanah tersebut dikuasai pasukan Nippon dan difungsikan sebagai tempat menyimpan senjata serta menawan musuh. Inilah ihwal disebut Goa Jepang.

Bangunan Goa Jepang masih utuh dan diwarnai cerita-cerita mistis. Bentuknya seperti benteng berukuran sekira 5x5 meter. Ada dua terowongan masing-masing dilengkapi pintu. Area dari goa tersebut diarungi aliran sungai serta rumput-rumput hijau.

 

Tapi kurangnya perawatan membuat situs sejarah itu seperti terbengkalai dan menyeramkan. Bahkan banyak sekali aksi vandalisme berupa coretan-coretan di dinding goa. Sampah berserakan di mana-mana.

"Terakhir saya ke sanana, terlihat banyak sekali coretan di dinding goa. Sangat disayangkan karena menurut saya tersebut merusak keindahan serta nilai sejarah dari goa itu sendiri," kata Regina warga Majalengka, Kamis 1 Juli 2021.

Baca juga: Liburan ke Majalengka, Jangan Lupa Coba 5 Kuliner Khas Ini

Luthfi warga lainnya menilai bahwa Goa Jepang sangat potensial dijadikan sebagai tempat wisata andalan jika dikelola dengan baik. Wisatawan bisa datang untuk menggali sejarah atau juga berfoto-foto di bangunan klasik tersebut.

“Saya yakin jika Goa jepang dikelola dengan baik dan dikembangkan potensi wisatanya akan banyak orang yang tertarik datang. Sangat disayangkan kondisinya terbengkalai begitu saja," kata Luthfi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini