Tutup Selama PPKM Darurat, Promosi Objek Wisata di Jabar Jalan Terus

Antara, Jurnalis · Jum'at 02 Juli 2021 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 02 406 2434534 tutup-selama-ppkm-darurat-promosi-objek-wisata-di-jabar-jalan-terus-kcjW95rDYO.JPG Situ Patenggang, salah satu objek wisata di Ciwidey, Bandung, Jawa Barat (Foto: Instagram/@warmanwardhani)

DINAS Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat (Jabar) memastikan seluruh objek wisata di provinsi itu akan patuh terhadap kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang ditetapkan pada 3-20 Juli 2021.

"Jadi, ini adalah untuk keselamatan masyarakat, Pak Gubernur Jabar juga telah menyampaikan urgensi apa. Tentu ada dampak bagi industri pariwisata tapi hal ini akan segera dikoordinasikan dengan pelaku industri dan dinas pariwisata di daerah untuk menyamakan visi," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Dedi Taufik, di Bandung, Jumat (2/7/2021).

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, kata Dedi, akan langsung berkoordinasi dengan pelaku industri pariwisata dan pemerintah daerah untuk mendukung kebijakan tersebut.

Baca juga: KAI Akan Sesuaikan Operasional Kereta Api Selama PPKM Darurat

Menurut Dedi, kebijakan PPKM Darurat dari pemerintah pusat perlu ditopang oleh semua pihak dan ini tidak terlepas dari tujuan mengendalikan tingkat paparan Covid-19 dan juga mengurangi angka keterisian rumah sakit yang sudah tinggi.

"Jadi, saya akan coba berkomunikasi dan mungkin nanti ada rapat khusus besok via zoom menyikapi penutupan tempat pariwisata sebagai bagian dari kebijakan PPKM Darurat. Ini langkah yang harus bisa kita hadapi sambil mencari solusi bagi para pelaku industri pariwisata agar tetap siap ketika pariwisata dibuka kembali," tuturnya.

Sementara itu, lanjut Dedi, untuk promosi mengenai objek wisata di Jawa Barat masih bisa dilakukan melalui video yang diinisiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Disparbud Jawa Barat kata dia, telah diminta untuk berpartisipasi memeriahkan HUT Republik Indonesia dengan mengirimkan konten video destinasi wisata dalam sebuah platform Rumah Digital Indonesia.

“Industri pariwisata akan tutup atau seperti apa nanti disesuaikan dengan aturan yang tertuang dalam PPKM darurat. Tapi, promosi mengenai destinasi wisata tetap bisa berjalan,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini